Citizen Reporter

Pesona Festival Tulip di Istanbul

Musim semi merupakan salah satu musim yang paling ditungu-tunggu oleh kebanyakan orang yang bermukim

Pesona Festival Tulip di Istanbul
IST
M ZAWIL KIRAM, alumnus Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha Aceh Utara, Mahasiswa Magister Sosiologi Marmara University stanbul, melaporkan dari Turki

OLEH M ZAWIL KIRAM, alumnus Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha Aceh Utara, Mahasiswa Magister Sosiologi Marmara University stanbul, melaporkan dari Turki

Musim semi merupakan salah satu musim yang paling ditungu-tunggu oleh kebanyakan orang yang bermukim di negara dengan empat musim, seperti halnya Turki. Pada musim ini salju mulai mencair dan suasana hangat menyelimuti seluruh kota.

Hal yang paling istimewa di musim ini adalah mekarnya bunga-bunga dengan berbagai warna. Perpaduan warna-warni ini menjadikan pemandangan yang luar biasa menarik dan memesona. Banyak cara yang dilakukan untuk merayakan musim semi oleh sebagian besar masyarakat yang tinggal di negeri empat musim seperti halnya Turki.

Sebagai negara yang terletak di antara Benua Asia dan Eropa, Turki memiliki cara tersendiri dalam merayakan musim semi. Setiap tahunnya pemerintah menggalakkan Festival Tulip di setiap kota, tak terkecuali di Istanbul. Kota Kekaisaran Ottoman pada masa silam ini menjadi ikon terpenting bagi pariwisata pada musim semi. Nah, jika Anda berkunjung ke kota ini pada bulan April dan Mei maka mata Anda akan dimanjakan dengan pemandangan bunga tulip di setiap sudut jalan dan taman kota.

Mungkin kebanyakan dari kita menganggap bahwa tulip adalah bunga khas Belanda, akan tetapi pada dasarnya tulip adalah bunga yang berasal dari Turki. Motif-motif bunga tulip sudah sejak lama banyak dipakai dalam seni ornamen Turki dan Persia. Bunga ini ditanam semenjak Keka|saran Ottoman di bagian Anadolu Timur Turki. Seorang ahli botani dari Belanda bernama Carolus Clusius dihadiahi beberapa potong bibit tulip oleh Duta Besar Konstantinopel, Oghier Ghislain de Busbecq yang kemudian oleh Clusius ditanam di Hortus Botanicus of Leiden, Belanda, taman botani tertua di Eropa, sehingga sampai sekarang tulip populer di Negeri Kincir Angin, bahkan menjadi salah satu ikon penting di negara tersebut.

Masa kejayaan tulip di Turki mencapai puncaknya tatkala Turki dipimpin Sultan Ahmed III yang berkuasa pada 1703-1730. Masa-masa tersebut di Turki dikenal sebagai “Lale Devri (Era Tulip)”. Festival ini mulai diperkenalkan kembali oleh pemerintah sejak tahun 2006 yang masih berlanjut sampai sekarang. Tidak hanya untuk mempertahankan budaya warisan dari Kekaisaran Ottoman, festival ini juga bertujuan menarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Turki.

Festival ini dilaksanakan di beberapa lokasi berbeda yang meliputi Emirgan Park di bagian Eropa, Sultanahmet Square, Gülhane Park, Y|ld|z Park, dan Çaml|ca Hill di bagian Asia. Festival ini dimulai pada medio April hingga bulan Mei setiap tahun.
Emirgan Park adalah salah satu yang paling banyak dikunjungi wisatawan mancanegara ataupun masyarakat lokal. Terletak di Sariyer, distrik Istanbul, Taman Emirgan mencakup area seluas 47,2 hektare (ha). Taman ini memiliki lebih kurang 30 juta tulip dengan berbagai warna, bermacam ragam bentuk formasi dan perpaduan warna yang menarik sehingga menjadi tempat favorit bagi orang-orang untuk piknik atau untuk sekadar mengambil foto.

Selain itu yang selalu mejadi pusat paling menarik adalah Masjid Sultanahmet. Pada musim semi masjid ini dikelilingi oleh lebih dari 565,000 batang tulip dengan berbagai motif. Akan sangat beruntung jika Anda bisa berkunjung ke stanbul pada musim ini karena bukan hanya dapat menikmati kemegahan Masjid Sultanahmet, tetapi juga bisa memanjakan mata Anda dengan pesona tulip.

Bagi masarakat Turki, sebelum generasi milenial, tulip merupakan lambang cinta dan kasih sayang, khususnya tulip kuning (sar| lale). Tak heran jika mereka memberikan tulip kuning kepada pasangan atau orang yang dianggap penting dalam hidup. Seiring dengan berkembangnya waktu tulip kuning digantikan mawar merah oleh pemuda-pemudi negeri ini, mengikuti gaya hidup yang kebanyakan dipengaruhi oleh negara-negara Eropa. Begitulah riwayat tulip di negeri asalnya, Turki.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved