129 Santri Daarut Tahfizh Al Ikhlas Diwisuda, Tiga Santri Syahadah 30 Juz Alquran

Sebanyak 129 santri Daarut Tahfizh Al Ikhlas diwisuda. Tiga di antaranya merupakan lulusan terbaik dengan predikat syahadah 30 juz Alquran yaitu..

129 Santri Daarut Tahfizh Al Ikhlas Diwisuda, Tiga Santri Syahadah 30 Juz Alquran
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL BIN ZAIRI
Kakan Kemenag Banda Aceh, Drs Asy'ari menyerahkan piagam kepada santri syahadah 30 juz MTsT Daarut Tahfizh Al Ikhlas yang diwisuda di Gedung Taman Budaya, Banda Aceh, Sabtu (27/4/2019). 

129 Santri Daarut Tahfizh Al Ikhlas Diwisuda, Tiga Santri di Antaranya Lulus Syahadah 30 Juz Alquran 

Laporan Masrizal I Banda Aceh 

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 129 santri Daarut Tahfizh Al Ikhlas diwisuda. Tiga di antaranya merupakan lulusan terbaik dengan predikat syahadah 30 juz Alquran yaitu Syayoga Friangga Adha, Riefky Harsya, dan Muhammad Irsyadul 'Ibadi. 

 

Baca: Polres Bireuen Tangkap Pelaku Pencurian di Supermaket

Baca: Hingga Akhir Triwulan II Tahun 2019, Belum Ada Desa Cairkan Uang

Baca: KIP Minta Caleg yang Merasa Terpilih Lapor Harta Kekayaan

Prosesi wisuda berlangsung di Gedung Taman Budaya, Banda Aceh, Sabtu (27/4/2019). Mereka yang diwisuda merupakan lulusan Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) sebanyak 46 siswa, Madrasah Tsanawiyah Terpadu (MTsT) sebanyak 56 siswa, dan Madrasah Aliyah Terpadu (MAT) sebanyak 27 siswa.

Pada wisuda itu, para lulusan juga diberi pakat dan piagam oleh Ketua Yayasan Ketua Yayasan Daarut Tahfizh Al Ikhlas, Ir H Irwansyah bersama Mudir Ma'had Daarut Tahfizh Al Ikhlas, Ustaz H Zulfikar MA, dan Kakan Kemenag Banda Aceh, Drs Asy'ari. 

Mudir Ma'had Daarut Tahfizh Al Ikhlas, Ustaz Zulfikar dalam sambutannya mengatakan para santri yang diwisuda merupakan santri yang telah menyelesaikan program pendidikan yang diajarkan di lembaga pendidikan setempat. 

Dari 129 santri yang diwisuda, ada beberapa santri yang berprestasi. Yaitu tiga orang lulus dengan predikat syahadah (bisa menghafal dan mengulangnya) 30 juz Alquran dan 11 orang lulus telah khatam 30 juz Alquran. 

Selain itu, ada enam santri tingkat MIT yang mampu menyelesaikan hafalan lima juz Alquran. Malah satu orang sudah menyelesaikan 28 juz atas nama T Khairul Ihsan dan menjadi penghafal hafalan tertinggi dikalangannya. 

Sedangkan dari tingkat MTsT hanya satu orang yang sudah menyelesaikan hafalan 15 juz, yaitu Kamil Mumtaz. "Kita berharap anak-anak kita dapat terus meningkatkan hafalannya hingga tuntas," kata Zulfikar. 

Sementara Kakan Kemenag Banda Aceh, Drs Asy'ari dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran orang tua dalam dunia pendidikan sangat penting, bukan saja menjadi tanggung jawab lembaga pendidik. 

Dia meminta setiap orang tua mendukung anak-anaknya dalam menghafal Alquran. Sehingga setiap desa di Aceh bisa lahir hafiz dan hafizah sebagai pelita dalam kehidupan bermasyarakat. 

"Kita inginkan anak-anak tidak hanya mampu menghafal satu juz atau 20 juz, tapi bagaimana anak-anak kita mencintai Alquran sehingga mendapat ridha Allah," kata As'ary di hadapan para tamu. 

Prosesi wisuda itu selain disaksikan oleh Kepala MAT, M Yusuf Jamil MA, Kepala MTsT, Muhd Rona Fajri SPdI MPd, dan Kepala MIT, Nuzul Azmi, SPdI juga disaksikan oleh para wali santri yang hadir pada acara itu. (*) 

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved