Amnesty International AS Sebut Jokowi Tak Mampu Ungkap Kasus Novel: Sangat Mengkhawatirkan

Menurutnya hal ini dilakukan karena presiden saat ini, Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak mampu melakukan pengawasan di sektor anti-korupsi.

Amnesty International AS Sebut Jokowi Tak Mampu Ungkap Kasus Novel: Sangat Mengkhawatirkan
ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan melambaikan tangan saat menghadiri acara penyambutan dirinya kembali aktif bekerja di pelataran Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/7/2018). Kegiatan itu sekaligus diselenggarakan untuk memperingati 16 bulan kasus penyerangan Novel Baswedan yang belum menunjukkan titik terang.(ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO) 

SERAMBINEWS.COM - Mengenai kasus penyiraman air keras penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang terhitung dua tahun belum terungkap, Amnesty International (AI) Amerika Serikat (AS) turun menyelidiki.

Dikutip TribunWow.com dari WartaKotaLive.com, hal itu diungkapkan diungkapkan oleh Asia Pasific Advocacy Manager AI USA Fransisco Bencosme saat di temui di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Disebutkannya, melalui penerjemah, AI AS akan membantu proses upaya penyelidikan independen terhadap kasus penyidik senior Novel Baswedan.

"Bahwa kedatangan Amnesti Internasional dari Amerika ini adalah untuk membantu proses upaya penyelidikan independen terhadap kasus dan yang dialami oleh penyidik senior Novel Baswedan," ujar Fransisco.

Baca: Genap Dua Tahun Kasus Novel Belum Terungkap, Ini Kata Istana

Baca: UPDATE Real Count KPU Pukul 13.30 WIB, Suara dari Bengkulu Sudah 100 Persen, Prabowo-Sandi Unggul

Baca: Dibilang Ngeles Saat Jelaskan Beda Hasil QC vs RC di Bengkulu, Begini Respon Saiful Mujani

Menurutnya hal ini dilakukan karena presiden saat ini, Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak mampu melakukan pengawasan di sektor anti-korupsi.

Ia juga menyebut hal ini sebagai langkah politik yang mengkhawatirkan.

"Lalu ini juga menjadi satu langkah politik yang sangat mengkhawatirkan, ketika Jokowi berkuasa selama lima tahun ini, bahwa ada komitmen-komitmen untuk melakukan pengawasan di sektor anti-korupsi yang tidak berhasil dia lakukan," ucap Fransisco.

Asia Pasific Advocacy Manager Amnesty International USA Fransisco Bencosme dan penyidik KPK Novel Baswedan.

Asia Pasific Advocacy Manager Amnesty International USA Fransisco Bencosme dan penyidik KPK Novel Baswedan. (TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN PRATAMA)

Baca: Seorang Anggota PPS Labuhanhaji Barat Aceh Selatan Meninggal Dunia

Baca: Viral, Pria di Bondowoso Bernama Menang Prabowo, Ini Faktanya

Baca: Real Count KPU Pilpres di Bengkulu Berbeda dengan Quick Count, Lembaga Survei Ramai-ramai Buka Suara

Dikatakannya, AI AS sebagai Hak Asasi Manusia Internasional akan menegakkan hukum terutama di sektor anti-korupsi.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved