Delegasi Manokwari Studi Banding ke BKKBN Aceh

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, 23-27 April 2019

Delegasi Manokwari Studi Banding ke BKKBN Aceh
IST
KABID Dalduk dan Adpin OPD KB Manokwari, dr Ria Maria Come (kiri), melihat produk kelompok UPPKS Kampung KB Aneuk Meutuah, Desa Lampaloh, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh, Jumat (26/4).

BANDA ACEH - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, 23-27 April 2019, melakukan studi banding ke Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh. Sebelumnya, OPD KB Kota Bandung, Jawa Barat juga melakukan program serupa ke Perwakilan BKKBN pada 3 April lalu.

Rombongam OPD KB Manokwari dipimpin Pelaksana tugas (Plt) Kadis Administrasi Kependudukan Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk (Dalduk), dan KB, Roberth RA Rumbekwan, bersama Kabid Pengendalian Penduduk dan Advokasi, Penggerakan, dan Infomasi (Adpin), dr Ria Maria Come, Kasi Pemetaan dan Dalduk, P Lumban Gaol, Kasi Adpin, Agnes Momo, Kasi Peningkatan Peran Organisasi Kemasyarakatan, Daud Ahoren, dan staf Dalduk, Rosa.

Robert mengatakan, kunjungan ke Perwakilan BKKBN Aceh untuk mendapat informasi tentang masalah kependudukan dan KB di Aceh. “Dinas kami baru terbentuk dua tahun lalu. Saya juga baru bergabung, dulunya staf ahli Gubernur Papua Barat. Kami memilih Aceh karena sama-sama daerah Otsus dan ingin mendapat informasi bagaimana cara pelaksanaan program KKBPK berjalan di Aceh sesuai kearifan lokal yaitu syariat Islam,” jelas Robert.

Dikatakan, timnya tiba di Aceh pada 23 April dan 24 April bertemu Abdul Salam, Keuchik Pasi Pinang, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, di Banda Aceh. Abdul Salam memaparkan tentang pelaksanaan Program Rumah Data Kependudukan di Kampung KB Cut Nyak Dhien yang terintegrasi dengan program PKK, Posyandu, dan lintas sektor lainnya.

“Semoga ilmu dan pengalaman di sini nanti bisa diterapkan di daerah kami,” ujar Robert saat bertemu Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri MPd, sebelum kembali ke Manokwari, kemarin.

Sementara Sahidal mengatakan, dijadikannya BKKBN Aceh sebagai salah satu daerah yang dinilai berhasil menjalankan program KKBPK, menjadi kebanggan tersendiri bagi pihaknya. “Di satu sisi kami bangga, tapi di sisi lain ini menjadi beban buat kami agar bisa mempertahankan dan meningkatkan kinerja dalam menyukseskan program KKBPK sesuai kearifan lokal Aceh,” ungkap Sahidal.

Tim OPD KB Manokwari pada hari yang sama berkunjung ke Kampung KB Aneuk Metuah, Gampong Lampaloh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh. Kehadiran mereka disambut Keuchik Lampaloh, Adi Isnaini, Ketua TP PKK gampong, Siti Fatimah, Sekdes Zahrial Fuadi, OPD KB Kota Banda Aceh, dan Pokja Kampung KB.

Untuk diketahui, keberhasilan program KKBPK di Aceh menjadi sorotan serta rujukan provinsi lain di Indonesia. Apalagi, setelah pemerintah pusat membuat program Kampung KB dan Aceh kini sudah memiliki 584 Kampung KB (satu Kampung KB Mandiri di Langsa) yang tersebar di 23 kabupaten/kota.(rel/jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved