KIP Minta Caleg Laporkan Kekayaan

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengingatkan calon legislatif (caleg) yang merasa dirinya terpilih

KIP Minta Caleg Laporkan Kekayaan
THARMIZI,Wakil Ketua KIP Aceh

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengingatkan calon legislatif (caleg) yang merasa dirinya terpilih pada Pemilu 2019 untuk segera melaporkan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) secara elektronik ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Karena KPK juga akan melakukan klarifikasi terhadap laporan tersebut sebelum dikeluarkan bukti tanda terima. Bukti laporan LHKPN harus sudah diserahkan 7 hari setelah KIP menetapkan calon terpilih sesuai PKPU Nomor 20 tahun 2018 Pasal 73,” kata Wakil Ketua KIP Aceh, Tharmizi, Jumat (26/4).

Tharmizi menjelaskan, penetapan caleg terpilih untuk DPRK paling lambat 7 Mei 2019, sedangkan untuk DPRA paling lambat 12 Mei 2019. Apabila bukti laporan LHKPN tidak diserahkan oleh caleg terpilih, maka caleg tersebut tidak diusulkan ke Presiden dan Menteri Dalam Negari (Mendagri) untuk di-SK-kan.

“Laporan LHKPN bisa disampaikan oleh partai caleg yang bersangkutan atau bisa juga oleh caleg itu sendiri. Laporan yang disampaikan, sambung Tharmizi, terkait semua jenis harta atas nama sendiri atau yang dikonversikan dengan uang,” ujar dia.

Tharmizi mengungkapkan, hingga saat ini belum ada satu caleg pun yang melaporkan LHKPN. “Belum ada yang melaporkan ke KIP, maka kita minta bagi yang merasa dirinya terpilih untuk segera melaporkan harta kekayaannya,” pinta mantan anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh ini. 

Karena kalau menunggu sampai setelah penetapan caleg terpilih, dikwatirkan akan memakan waktu lama saat diklarivikasi dan diverifikasi di Kantor KPK. “Karena sudah masuk caleg dari seluruh Indonesia, dikhawatirkan nggak siap sesuai PKPU 20 tahun 2018 Pasal 37 ayat 2 dan 3,” pungkasnya.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved