KIP Tegaskan belum Keluarkan Nama-nama Caleg Terpilih

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menegaskan, hingga saat ini belum mengeluarkan atau menerbitkan

KIP Tegaskan belum Keluarkan Nama-nama Caleg Terpilih
SYAMSUL BAHRI, Ketua KIP Aceh 

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menegaskan, hingga saat ini belum mengeluarkan atau menerbitkan nama-nama calon anggota legisalatif (caleg) terpilih di semua level parlemen untuk Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 di Aceh. Hingga kini, KIP Aceh masih menunggu hasil penghitungan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan KIP kabupaten/kota.

Hal itu disampaikan Ketua KIP Aceh, Dr Syamsul Bahri kepada Serambi di Banda Aceh, Jumat (26/4). Syamsul mengatakan hal itu untuk membantah isu bahwa KIP Aceh seolah-olah telah mengeluarkan nama-nama caleg terpilih di dapil-dapil tertentu.

Menurutnya, selama ini memang banyak beredar nama caleg yang disebut sudah terpilih atau meraup suara terbanyak. Padahal, KIP Aceh belum pernah mengeluarkan dokumen seperti itu.

“Selama ini banyak beredar nama-nama caleg yang katanya sudah terpilih, baik untuk DPRA dan DPR RI. Parahnya lagi dalam nama-nama yang dibagikan itu ada logo KIP. Perlu kami tegaskan, bahwa hingga saat ini KIP Aceh belum mengeluarkan nama-nama caleg terpilih,” tegas Syamsul Bahri.

Ia tambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima form C1 dari tiap-tiap TPS yang ada di seluruh Aceh. Menurutnya, penghitungan dan rekapitulasi suara saat ini masih berlangsung di PPK dan baru dalam dua hari ke depan dimulai di KIP kabupaten/kota di Aceh.

“Jadi sekali lagi, kami tegaskan bahwa KIP Aceh belum mengeluarkan nama-nama caleg terpilih. Kita meminta masyarakat untuk tidak percaya informasi-informasi tersebut, apalagi jika disebut data caleg terpilih itu dari KIP Aceh,” ujar Syamsul Bahri.

Menurut Syamsul, penghitungan dan rekapitulasi suara akan dilakukan secara berjenjang mulai dari TPS, PPK, KIP kabupaten/kota, KIP Aceh, hingga KPU RI secara nasional.

“Mungkin untuk KIP kabupaten/kota akan dimulai besok atau lusa. Semua suara dari kecamatan akan direkap di KIP kabupaten/kota hingga selesai. Direncanakan, menurut jadwal, penghitungan per kabupaten/kota akan dilakukan oleh KIP Aceh pada 7 Mei mendatang,” jelas Syamsul Bahri.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KIP Aceh itu juga meminta pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk memberi perhatian lebih kepada para panitia pemilu yang sudah meninggal agar sudi memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Ada empat sahabat kita, petugas atau panitia yang telah meninggal dalam tugasnya. Semoga pemerintah bisa membantu, memberi santunan, termasuk kepada 47 orang yang saat ini dalam keadaan sakit. Di provinsi lain ada yang sudah melakukan itu, tapi pemerintah kita belum,” pungkas Syamsul Bahri yang sebelum hari H Pemilu 2019 juga mengeluh karena KIP hampir tak pernah mendapat bantuan dari Pemerintah Aceh, kecuali kantor yang dipinjamkan untuk sekretariat KIP Aceh. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved