KMA Mesir Apresiasi Pemerintah Aceh

Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir mengapreasi Pemerintah Aceh atas kepedulian dan gerak cepat membantu

KMA Mesir Apresiasi Pemerintah Aceh
SERAMBI/NASIR NURDIN
ANGGOTA Majelis Syura KMA Mesir, Munzir didampingi Ketua KMA 2017 Muddatsir, dan Ketua KMA 2018 Thaiburraqqi Ananda Hafifuddin menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Aceh yang diterima Kadis Sosial Aceh, Alhudri didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Yusri di Dinas Sosial Aceh, Kamis (25/4). 

BANDA ACEH - Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir mengapreasi Pemerintah Aceh atas kepedulian dan gerak cepat membantu persoalan yang dihadapi warganya, termasuk yang di luar negeri.

“Secara khusus kami mengapresiasi gerak cepat Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial-nya yang telah mengurus proses pemulangan jenazah sahabat kami Muhammad Ikram Zamzami hingga ke rumah duka di Aceh Besar,” kata Anggota Majelis Syura KMA Mesir, Munzir di sela-sela penyerahan piagam penghargaan dari KMA Mesir kepada Pemerintah Aceh yang diterima Kadis Sosial Aceh, Alhudri di ruang kerjanya, Kamis (25/4). Piagam penghargaan tersebut ditandatangani Pengurus KMA Mesir masa khidmah 2019-2020, A’maril Basyiriy Lc (ketua) dan Mohammad Puji Alfaed (sekretaris).

Seperti diketahui, Muhammad Ikram (20), mahasiswa Aceh di Mesir meninggal akibat sakit ketika masih dalam penanganan medis di RS El-Safarat, Kairo, Minggu (21/4) dini hari waktu setempat. Dalam waktu kurang lima hari, tepatnya pada Rabu siang, 24 April 2019 jenazah almarhum mendarat di Bandara SIM Blang Bintang, dan sore itu juga dikebumikan di perkuburan keluarga di Gampong Jeumpet, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar.

Munzir menilai kerja Pemerintah Aceh patut diapresiasi apalagi saat masyarakat membutuhkan bantuan seperti ketika musibah menimpa anggota KMA, Muhammad Ikram Zamzami.

“Dengan adanya bantuan dari berbagai pihak termasuk dari Pemerintah Aceh, penanganan terhadap sahabat kami sejak sakit dan dirawat hingga meninggal dunia dan pemulangan jenazah ke Aceh berjalan lancar,” kata Munzir.

Kadis Sosial Aceh, Alhudri, mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Aceh hanya menjalankan kewajiban dan hal ini telah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

Dia berharap kepada seluruh mahasiswa Aceh yang sedang menuntut ilmu di luar negeri, termasuk di Mesir tetap menjaga kekompakan antar-sesama mahasiswa Aceh dan tetap menjaga kesehatan sehingga program pendidikan bisa diselesaikan dengan sempurna.

“Masa depan Aceh ini ada di kalian mahasiswa dan kami Pemerintah Aceh siap membantu, tinggal bagaimana kita menjaga komunikasi antar- sesama,” demikian Alhudri.(nas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved