Dokter Spesialis Bedah Anak Teuku Yusriadi Pimpin Asosiasi Klinik Indonesia Aceh Periode 2018-2023

Klinik-klinik yang terhimpun dalam Asklin sebenarnya sudah membantu program pemerintah dari sisi mengurangi angka pengangguran.

Dokter Spesialis Bedah Anak Teuku Yusriadi Pimpin Asosiasi Klinik Indonesia Aceh Periode 2018-2023
ASKLIN ACEH
Ketua Asklin Daerah Aceh, dr Teuku Yusriadi SpBA (dua dari kanan) menyerahkan plakat kepada Dirut BPJS Kesehatan, Prof Dr dr Fachmi Idris MKes yang menjadi narasumber talkshow healthpreneur yang diselenggarakan seusai pelantikan pengurus Asklin Daerah Aceh Periode 2018-2023, di Auditorium RSJ Aceh, Banda Aceh, Minggu (28/4/2019). 

Dokter Spesialis Bedah Anak Teuku Yusriadi Pimpin Asosiasi Klinik Indonesia Aceh Periode 2018-2023

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dr Teuku Yusriadi SpBA resmi memimpin Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Daerah Aceh Periode 2018-2023.

Spesialis bedah anak ini menggantikan Prof Dr dr Maimun Syukri SpPD(K) yang telah habis masa jabatan pada periode 2013-2018.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah atas pengurus baru Asklin Aceh dilakukan Ketua Umum Asklin Pusat, dr Eddi Junaidi SpOG SH MKes, di Auditorium RSJ Aceh, Banda Aceh, Minggu (28/4/2019).

Ketua Asklin Daerah Aceh, dr Teuku Yusriadi SpBA dalam sambutan perdananya usai dilantik menyampaikan terima kasih kepada pengurus Asklin Aceh sebelumnya atas sumbangsih selama ini.

“Pada kepengurusan yang lalu, memang saya sendiri tidak terlibat di dalamnya karena sedang menempuh pendidikan. Namun alhamdulillah, sudah banyak progress yang dilakukan asosiasi ini terhadap klinik di Aceh hingga sekarang,” ujarnya.

Baca: Daftar Ikan dengan Kandungan Merkuri Tertinggi, Bisa Bahayakan Kesehatan Tubuh

Baca: Kerap Dianggap Sepele, 7 Kebiasaan Orang Tua ini Ternyata Bisa Membahayakan Kesehatan Anak

Baca: Ini Enam Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan

Spesialis bedah anak ini menjelaskan, klinik-klinik yang terhimpun dalam Asklin sebenarnya sudah membantu program pemerintah dari sisi mengurangi angka pengangguran.

“Jumlah klinik swasta pratama dan utama di Aceh saat ini berjumlah 175 klinik. Kalau dalam satu klinik swasta saja mempekerjakan 25 tenaga kerja, maka klinik di Aceh dapat menyerap hingga 4.375 tenaga kerja,” jelas Yusriadi.

Adapun pelantikan Pengurus Daerah Asklin Aceh Periode 2018-2023 dilanjutkan dengan talkshow healthpreneur bertajuk ‘Berani Kreatif Membangun Bisnis Bidang Kesehatan’, yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif.

Bincang-bincang seputar bisnis bidang kesehatan yang diikuti tenaga medis dan paramedis Aceh itu, menghadirkan narasumber spesial yakni CEO Indonesia Medika, dr Gamal Albinsaid MBiomed, yang membahas strategi meningkatkan daya saing bisnis bidang kesehatan.

Diskusi tersebut juga menghadirkan empat narasumber lainnya yakni Ketua Persi Aceh yang juga Direktur RSUDZA, Dr dr Azharuddin SpOT K-Spine FICS, Dirut BPJS Kesehatan, Prof Dr dr Fachmi Idris MKes, Ketua Asklin Pusat, dr Eddi Junaidi SpOG SH MKes, dan Ketua Tim Kendali Mutu dan Biaya BPJS Kesehatan Aceh, drg Saifuddin Ishak MKes PKK.(*)

Baca: Mendadak jadi perbincangan Karena Wajah Lesu, Dokter Ungkap Penyakit yang Diderita Sandiaga

Baca: Tolak Ajakan Nikah, Mahasiswi Kedokteran Ditembak Mati Seorang Pria

Baca: Dokter Muda di Papua Depresi & Meninggal karena Ijazah Ditahan, Jokowi Diminta Cabut Aturan Ini

Baca: Pakai Spermanya untuk Bohongi Pasien, Dokter Ahli Kesuburan ini Terbukti Ayah dari 48 Anak Pasiennya

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved