L-300 Dilarikan saat ‘Test Drive’

Personel Polsek Darul Imarah dibantu petugas Polsek Kuta Baro, Aceh Besar, Jumat (26/4) sekitar pukul 18.00 WIB

SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
TRISNO RIYANTO,Kapolresta Banda Aceh 

* Tersangka Menyamar Jadi Pembeli

BANDA ACEH - Personel Polsek Darul Imarah dibantu petugas Polsek Kuta Baro, Aceh Besar, Jumat (26/4) sekitar pukul 18.00 WIB, meringkus Muhammad (28) warga Kecamatan Kuta Baro. Pemuda pengangguran yang sebelumnya berprofesi sopir itu ditangkap polisi, karena melarikan mobil penumpang (mopen) L-300 milik Khairul warga Desa Subulussalam, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, yang dibawa kabur pelaku saat menyamar menjadi pembeli, Senin (8/4) lalu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Darul Imarah, AKP Agus Priadi SH, kepada Serambi, Sabtu (27/4) mengatakan, pencurian L-300 milik Khairul itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Diuraikan, aksi pencurian itu berawal saat korban Khairul sedang membawa mobilnya ke bengkel ‘Bang Hasan’ di Jalan Soekarno-Hatta, Lampeuneurut Gampong, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Lalu, Satari Ismail seorang agen (perantara) bersama calon pembeli yang belakangan diketahui pelaku pencurian, datang menemui Khairul di bengkel itu. Satari kemudian meminta kunci mobil sembari mengatakan calon pembeli yang dibawanya itu berniat membeli L-300 dan ingin mencoba (test drive) terlebih dahulu.

Khairul yang tidak menaruh curiga terhadap tersangka, langsung menyerahkan kunci mobilnya itu kepada Satari. Keduanya pun beranjak pergi dengan posisi Satari duduk di samping kiri dan tersangka Muhammad yang menjadi sopir dengan dalih mobil itu dites.

Tak begitu lama setelah Satari jalan dengan tersangka, kata Kapolsek AKP Agus, ternyata pelaku menyusun siasat dengan meminta Satari turun dari mobil dan membelikan rokok di kios pinggir Jalan Soekarno-Hatta. “Begitu agen itu keluar dari mobil dengan tujuan membeli rokok, tersangka langsung membawa kabur L-300 tersebut,” kata AKP Agus.

Merasa dikecoh oleh aksi jahat tersangka Muhammad yang baru dikenalnya seminggu lalu dan tanpa diketahui nama dan alamatnya, Satari pun bergegas kembali ke bengkel ‘Bang Hasan’ dan melaporkan kejadian itu kepada Khairul. “Korban dan agen Satari akhirnya memutuskan melaporkan kasus tersebut ke polsek. Dari penyelidikan dan kerja keras seluruh personel, akhirnya pada Jumat (26/4) sore, membuahkan hasil. Identitas tersangka mulai diketahui dan sedang berada di Desa Cot Paya, Kecamatan Kuta Baro,” ungkap Agus.

Khawatir tersangka kabur, pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Kuta Baro untuk membantu memantau sekaligus menangkap tersangka Muhammad. “Alhamdulillah, tersangka berhasil kita tangkap saat berupaya kabur ke areal persawahan Gampong Cot Paya, Kecamatan Kuta Baro. Kini tersangka telah kita tahan di Polsek Darul Imarah, guna penyidikan lebih lanjut,” kata AKP Agus Priadi.

Kapolsek menjelaskan, dalam pelariannya itu, tersangka membawa kabur mopen L-300 memasuki satu kampung ke kampung lainnya di Aceh Besar. Bahkan tersangka telah mengganti pelat serta mencabut stiker yang melekat di mobil hitam milik korban agar tidak mudah dikenal. “Alhamdulillah, setelah 22 hari kita lakukan penyidikan, akhirnya tersangka Jumat, 26 April 2019 sekitar pukul 18.00 WIB, bisa kita tangkap setelah dibantu personel Polsek Kuta Baro,” pungkasnya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, mengimbau dan mengingat seluruh warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Jangan mudah percaya, apalagi sampai mengizinkan seseorang yang belum pernah dikenal sebelumnya membawa mobil.

“Untuk kasus pelaku yang nyamar jadi pembeli, tapi justru membawa kabur mobil penumpang L-300 itu terus didalami. Tidak tertutup kemungkinan, kejahatan yang sama sudah pernah dilakukan sebelumnya,” pungkas mantan Kapolres Aceh Tenggara dan Kabagbinkar Biro SDM Polda Aceh ini.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved