Breaking News:

Ratusan Peserta di Aceh Berkompetisi Merebut Gelar Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi 2019

Ada 10 kategori yang dilombakan. Di antaranya pemilihan guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan pengawas berdedikasi.

Penulis: Eddy Fitriadi | Editor: Safriadi Syahbuddin
DISDIK ACEH
Kepala Disdik Aceh, Syaridin SPd MPd bersama sejumlah pejabat dan peserta GTK 2019 foto bersama di Aula Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, Jumat (26/4/2019) malam. 

Ratusan Peserta di Aceh Berkompetisi Merebut Gelar Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi 2019

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh  

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 376 peserta mengikuti pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2019 tingkat Provinsi Aceh.

Kegiatan tersebut dilaksanakan 26-30 April 2019.

Seleksi atau lomba GTK ini dilakukan untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK (termasuk Sekolah Luar Biasa/SLB).

Pada waktu bersamaan juga dilaksanakan ‘Anugerah Konstitusi’ bagi guru PPKN tingkat Provinsi Aceh.

Kegiatan itu dibuka Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, Syaridin SPd MPd di Aula Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, Jumat (26/4/ 2019) malam.

Baca: Dinas Pendidikan Tambah 456 Guru SMA dan SMK di Aceh, Diminta tak Pindah Selama 10 Tahun

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Aceh, Nurhayati MM saat membacakan laporan panitia mengatakan, ada 10 kategori yang dilombakan.

Di antaranya pemilihan guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan pengawas berdedikasi.

"Kegiatan ini diikuti GTK pendidikan dasar dan pendidikan menengah dari seluruh kabupaten/kota di Aceh, yang merupakan peserta terbaik hasil seleksi dari daerah masing-masin," ujarnya.

Baca: Lima Guru Aceh Jadi Finalis Olimpiade Guru Nasional 2019, Jumlahnya Meningkat Dibanding Tahun Lalu

Juara 1 tiap cabang lomba akan mewakili Aceh ke nasional pada Agustus 2019 di Jakarta.

Sementara Kepala Disdik Aceh, Syaridin SPd MPd yang mewakili Plt Gubernur mengatakan, pemerintah Aceh menargetkan prestasi yang lebih baik pada tahun ini. 

“Kita pada tahun 2018 lalu mampu meraih juara tiga di tingkat nasional. Pada tahun ini, kalau tidak mampu meraih juara dua atau juara satu, minimal tetap bisa mempertahankan prestasi sebelumnya,” ujarnya.

Baca: Tak Terima Ditegur, Seorang Murid Adu Jotos dengan Gurunya Sendiri di Depan Kelas

Syaridin juga meminta para peserta untuk bersaing secara sportif dan bijaksana, sehingga akan terpilih guru dan tenaga pendidikan terbaik untuk mewakili Aceh di tingkat nasional. 

Pemerintah Aceh, lanjut Syaridin, berjanji akan memberikan hadiah berupa uang pembinaan serta umrah kepada para juara 1, 2, dan 3 dari setiap kategori perlombaan pada setiap jenjang sekolah.

Hal itu untuk memotivasi para guru dan tenaga kependidikan agar lebih bersemangat dalam mengikuti ajang serupa.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved