Empat Hari Dirawat di RS Dharmais Jakarta, Pasien Kanker Paru Asal Pidie Mulai Membaik

Bukhari juga mengabarkan, tadi siang Haji Uma bersama timnya telah datang membezuk adiknya yang dirawat di lantai 5 RS Kanker Dharmais

Empat Hari Dirawat di RS Dharmais Jakarta, Pasien Kanker Paru Asal Pidie Mulai Membaik
FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman (Haji Uma) membezuk pasien kanker (tumor) paru-paru asal Pidie, di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta, Senin (29/4/2019). 

Empat Hari Dirawat di RS Dharmais Jakarta, Pasien Kanker Paru Asal Pidie Mulai Membaik

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kondisi Najmuddin (32), pasien kanker (tumor) paru-paru asal Kabupaten Pidie, mulai membaik setelah empat hari menjalani perawatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta.

Pasien dari keluarga kurang mampu asal Reubee, Kecamatan Delima, Pidie, diboyong ke Jakarta pada, Kamis (25/4/2019).

Najmuddin dirujuk ke Jakarta oleh pihak RSUDZA dengan biaya dari BPJS dan Pemerintah Aceh, serta pendampingan dari Anggota DPD RI, H Sudirman (Haji Uma).

Baca: Haji Uma Kunjungi Pasien Kanker Paru-paru di RSU Zainoel Abidin Banda Aceh

Satu hari setelah tiba di Jakarta, Najmuddin langsung menjalani rawat inap di RS Kanker Dharmais.

“Saat tiba di Jakarta kami dijemput oleh tim Haji Uma, lalu dibawa ke rumah singgah. Besoknya, Jumat (26/5/2019) pagi, setelah proses administrasi pasien dibawa ke IGD dan malamnya langsung masuk kamar rawat inap. Alhamdulillah, sekarang kondisinya berangsur membaik,” kata Bukhari, abang kandung Najmuddin melalui pesan Whatsapp kepada Serambinews.com, Senin (29/4/2019).

Bukhari juga mengabarkan, tadi siang Haji Uma bersama timnya telah datang membezuk adiknya yang dirawat di lantai 5 RS Kanker Dharmais.

Baca: Ini Sederet Kebiasaan yang Bisa Memicu Terkena Kanker Paru, Bukan Hanya Merokok

“Mudin (panggilan Najmuddin) sangat senang, dia bercerita banyak kepada Haji Uma, termasuk pengalamannya saat bekerja sebagai tukang masak nasi goreng di Malaysia,” kata Bukhari sambil mengirim foto saat Haji Uma yang datang membezuk bersama dua stafnya, Saiful dan Mulyadi.

Bukhari mengatakan, selama empat hari berada di RS Kanker Dharmais, adiknya sudah menjalani rontgen dada, USG perut, kunjungan dokter paru, dokter dalam, dokter gizi, dan dokter tulang.

“Alhamdulillah, kondisinya sudah mulai membaik. Wajahnya sudah terlihat lebih cerah dan sudah bisa tersenyum kembali. Suaranya mulai terdengar jelas. Sudah bisa minum sendiri dan sanggup menggerakkan kaki,” ujar Bukhari.

Baca: Penderita Kanker Paru-Paru Tinggi di Aceh, Sebagian Istri Perokok

Halaman
123
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved