Kasus Surat Suara Tercoblos Dihentikan, BEM Unimal: Gakkumdu Jangan Bohongi Rakyat

BEM Unimal mendesak tim Gakkumdu Aceh Utara menuntaskan kasus surat suara tercoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 Desa Jamuan, Aceh Utara.

Kasus Surat Suara Tercoblos Dihentikan, BEM Unimal: Gakkumdu Jangan Bohongi Rakyat
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Surat suara rusak untuk pemilihan presiden dan wakil presiden dibakar di depan gudang logistik KIP Banda Aceh, Senin (15/4/2019). 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS. COM, LHOKSUKON – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh (BEM Unimal) mendesak tim penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Aceh Utara supaya menuntaskan kasus surat suara tercoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 Desa Jamuan, Kecamatan Banda Baro Aceh Utara.

Sebab penghentian kasus tersebut mengindikasikan lemahnya tim Gakkumdu dan terkesan membiarkan kasus terhenti begitu saja, tanpa ada upaya untuk menelusurinya.

“Masih sangat memungkinkan bagi tim Gakkumdu untuk menelusuri kasus tersebut, karena sepengetahuan kami kasus tersebut baru disampaikan Panwaslih ke tim. Tapi sebelum diselidiki tim, kasus tersebut malah sudah dihentikan,” ujar Ketua BEM Unimal, Royhan, dalam siaran pers yang diterima Serambi, Minggu (28/4/2019).

Karena itu, kata Royhan, BEM Unimal mendesak gakkumdu menindaklanjuti kembali kasus tersebut.

“Jangan asal memberikan keputusan begitu saja sebelum menyelidikinya. Kalau ini keputusannya, menunjukkan gakkumdu tak mampu bekerja secara professional,” ujar Royhan.

Karena Gakkumdu memiliki kewenangan untuk menyelesaikan perkara tersebut hingga tuntas, sehingga hal ini menjadi pelajaran bagi semua pihak di pemilu yang akan datang.

Menurutnya, seharusnya gakkumdu lebih jeli lagi menyikapi hal ini.

“Jangan semudah itu melepaskan tanggung jawab. Kasus ini jelas menimbulkan kerugian, karena ada kecacatan dalam pemilu, jangan coba-coba membohongi masyarakat,” tegas Royhan.

Diberitakan sebelumnya, Tim Gakkumdu menghentikan kasus dugaan pelanggaran pemilu yaitu pencoblosan surat suara sebelum digunakan di TPS 06, Desa Jamuan Kecamatan Banda Baro Aceh Utara, Senin (26/4/2019).

Kasus ini dihentikan dalam pertemuan tim gakkumdu yang terdiri Penyidik Polres Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara dan Panwaslih Aceh Utara, Kamis (25/4/2019).

Kasus ini muncul ketika petugas pengawas pemilu, Rabu (17/4/2019) menemukan seratusan surat suara sudah tercoblos untuk DPRK sebanyak 80 lembar dan DPRA 85 lembar.

Sedangkan untuk DPR-RI, DPD dan calon presiden/calon wakil presiden juga ditemukan beberapa lembar yang sudah tercoblos.

Temuan ini berawal dari laporan pemilih yang menemukan surat suara tersebut ketika hendak mencoblos di bilik suara.(*)

Baca: Surat Suara Tercoblos Diusut

Baca: Kasus Surat Suara Tercoblos Distop

Baca: Tim Gakkumdu Gagal Ungkap Pelaku Kasus Surat Suara Tercoblos, Ini Sebabnya

Penulis: Jafaruddin
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved