Kinerja Pemkab Masih Berkutat pada Mutasi

Capaian kinerja Pemkab Aceh Tamiang di kuartal kedua tahun ini dinilai masih rendah. Kebijakan pemerintah dinilai hanya

Kinerja Pemkab Masih Berkutat pada Mutasi
Ilustrasi 

* Realisasi Anggaran Kuartal II Rendah

KUALASIMPANG - Capaian kinerja Pemkab Aceh Tamiang di kuartal kedua tahun ini dinilai masih rendah. Kebijakan pemerintah dinilai hanya berkutat pada pergeseran posisi pejabat, sehingga melupakan sektor peningkatan perekonomian.

Kritikan ini disampaikan Direktur LSM Gadjah Puteh, Said Zahirsyah berdasarkan amatan yang dilakukan sejak awal tahun 2019. Menurut dia, Pemkab Aceh Tamiang terlalu membuang-buang energi hanya untuk urusan mutasi pejabat, sehingga program yang berkaitan langsung dengan peningkatan ekonomi terabaikan.

Mirisnya, kata Said, pergeseran pejabat yang dilakukan selama ini juga tidak mendongkrak kinerja pemerintah. Justru pemerintah dinilai blunder, karena faktanya saat ini 11 kepala SKPK masih berstatus pelaksana tugas (Plt).

“Pemerintah sekarang ini cukup rajin menggeser pejabat, tapi anehnya kok masih ada sebelas kepala dinas yang berstatus Plt. Inikan sebuah ironi,” kata Said, Minggu (28/4).

Parahnya lagi, kata dia, pejabat berstatus Plt ini menduduki posisi penting di pemerintahan. Sebut saja Inspektur Kabupaten, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan. “Inspektorat itu kan strategis, simbol wibawa pemda. Tapi sudah dua tahun pejabatnya berstatus Plt. Sama halnya dengan Distanbunnak yang sekarang sedang menjalani program replanting sawit. Ditakutkan status Plt ini mengganggu pekerjaan,”sambungnya.

Seharusnya kata dia, pemerintah lebih menggenjot sektor perekonomian agar kesejahteraan masyarakat terdongkrak. Dia mengasumsikan status Plt di sebelas SKPK ini berkaitan erat dengan belum berjalannya APBK 2019 hingga kuartal kedua ini. Kondisi ini juga menciptakan peluang usulan RAPBK 2020 ditolak karena penyusunannya tidak selesai hingga batas waktu yang ditentukan.

“Bila kinerja pemerintahan masih santai seperti saat ini, maka bukan omong kosong bila RAPBK Perubahan tahun depan ditolak seperti tahun lalu,” jelasnya.

Terkait belum berjalannya sejumlah pekerjaan fisik dan non-fisik hingga kuartal kedua, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon sempat menyampaikan wacana memanggil Bupati Mursil. Jadwal pemanggilan ini sebelumnya akan dilakukan pada awal April, namun sejauh ini belum direalisasikan.(mad)

skpk dijabat plt

* Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
* Dinas Pekerjaan Umum
*Dinas Penduduk dan Catatan Sipil
*Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan
* Kepala BKPSDM
* Kepala KP2TSP
* Kepala Satpol PP
* Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan
*Dinas Perhubungan
* Inspektur Kabupaten
* Dinas Pariwisata dan Olahraga

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved