PDA Laporkan PPK Peureulak ke Panwaslih

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Daerah Aceh (PDA) DPW Aceh Timur, Tgk Ridwan M Dahlan, melaporkan panitia pemilihan kecamatan (PPK)

PDA Laporkan  PPK Peureulak ke Panwaslih
CAPTURE SERAMBI ON TV
Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 di Johan Pahlawan, Aceh Barat. 

IDI - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Daerah Aceh (PDA) DPW Aceh Timur, Tgk Ridwan M Dahlan, melaporkan panitia pemilihan kecamatan (PPK) Kecamatan Peureulak kepada Panwaslih Aceh Timur, dengan dugaan menggelembungkan suara terhadap salah satu caleg DPRA dari sebuah partai lokal.

“Suara yang digelembungkan oleh PPK Peureulak kepada salah satu caleg DPRA dari partai lokal sekitar 799 suara. Kita telah melacak 9 gampong di Peureulak ditemukan penggelembungan sebanyak 250 suara dari 9 gampong tersebut,” jelas Ketua Bappilu PDA DPW Aceh Timur, Tgk Ridwan M Dahlan, didampingi Caleg DPRA nomor urut 4 dari PDA, Ridwan Abubakar (Nek Tu) seusai melapor ke Panwaslih Aceh Timur, Minggu (28/4). Dikatakan, pihaknya akan terus melakukan kroscek ke semua TPS di setiap gampong dalam Kecamatan Peureulak, untuk disesuaikan antara hasil pleno PPK dengan data pada salinan form C1 yang dimiliki PDA Aceh Timur.

Tgk Ridwan menyebutkan, penggelembungan suara yang diduga dilakukan PPK Peureulak terhadap salah satu caleg DPRA dari parlok diketahui setelah mereka mendapat salinan DA1 hasil pleno di Kecamatan Peureulak. “Setelah kita dapatkan salinan formulir DA1 hasil pleno PPK Peureulak, lalu kita kroscek dengan salinan form C1 yang ada pada kita, kemudian kita menemukan adanya dugaan penggelembungan suara yang dilakukan PPK Peureulak kepada salah satu caleg DPRA,” jelas Tgk Ridwan. Akibat dugaan penggelembungan suara ini, jelas Tgk Ridwan, menyebabkan PDA DPW Aceh Timur dirugikan.

“Sebelumnya, berdasarkan hasil rekap salinan form C1 yang ada, menempatkan PDA pada kandidat perolehan kursi DPRA yang ke-6, tapi setelah penggelembungan ini dilakukan, maka urutan kita turun ke bawah, dan partai itu naik ke atas untuk memperoleh kursi yang ke-6,” jelas Tgk Ridwan.

Dikatakan Tgk Ridwan, posisi PDA yang seharusnya mendapatkan kursi yang keenam menjadi terancam, akibat suara yang telah digelembungkan. “Karena itu kita melaporkan dugaan kecurangan ini kepada Panwaslih Aceh Timur. Dan kita meminta Panwaslih agar segera menindaklanjuti dan menyelesaikan kasus ini secara adil agar semua pihak tidak dirugikan,” pinta Tgk Ridwan.

Tgk Ridwam menyebutkan, pihaknya tidak menerima hasil pleno PPK di Kecamatan Peureulak. Karena itu, Panwaslih Aceh Timur diminta untuk mengeluarkan rekomendasi kepada PPK Peureulak untuk dilakukan rekapitulasi suara ulang jika kecurangan ini terbukti.

“Kita meminta kepada Panwaslih untuk memproses kasus ini secepat mungkin agar nantinya tahapan rekap di kabupaten berjalan lancar, tanpa ada permasalahan,” pinta Ridwan.

Sementara itu, amatan Serambi di lapangan, saat melapor tim Bappilu PDA Aceh Timur juga menyerahkan sejumlah dokumen bukti terkait dugaan penggelembungan suara tersebut. Laporan dan dokumen berkas tersebut diterima oleh salah satu staf Panwaslih setempat. Tidak adakomisioner Panwaslih di tempat, karena hari libur kerja.

Akan Diproses
Sementara itu, Ketua Panwaslih Aceh Timur Maimun yang ditanyai Serambi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan penggelembungan suara dari PDA DPW Aceh Timur. Namun, Panwaslih akan mempelajari secepat mungkin apakah laporan tersebut memenuhi segala persyaratan untuk segera ditindaklanjuti. “Selanjutnya apabila laporannya telah memenuhi unsur syarat formil dan materil, maka akan kita proses seusai dengan peraturan yang berlaku,” kata Maimun kepada Serambi, kemarin.(c49)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved