Tangkapan Nelayan Abdya Berkurang

Angin kencang yang melanda dalam sepekan terakhir, berdampak terhadap berkurangnya hasil tangkapan nelayan

Tangkapan Nelayan Abdya Berkurang
SERAMBI/ZAINUN YUSUF
WARGA berbaur dengan penggalas ikan (mugee) di Pantai Ujong Serangga, Susoh, Abdya untuk membeli ikan langsung dari boat nelayan yang merapat ke pelabuhan, Minggu (28/4). SERAMBI/ZAINUN YUSUF 

* Dampak Angin Kencang

BLANGPIDIE - Angin kencang yang melanda dalam sepekan terakhir, berdampak terhadap berkurangnya hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Eksesnya, persediaan ikan basah yang terbatas memicu naiknya harga yang diperkirakan akan terus bergerak hingga memasuki hari meugang puasa pada pekan depan.

Sebelumnya, ikan tongkol hasil tangkapan nelayan Abdya pernah melimpah, terutama periode Februari sampai akhir Maret lalu. Banjir ikan tongkol kala itu berdampak anjloknya harga. Namun, sejak pekan pertama April ini, ikan tongkol hasil tangkapan nelayan mulai berkurang, sehingga harga pun mulai merangkak naik.

“Contohnya, satu keranjang isi 30 kilogram ikan tongkol ukuran kecil, sekarang dijual Rp 450 ribu sampai Rp 475 ribu,” kata Panglima Laot Abdya, Hasanuddin kepada Serambi, Minggu (28/4). “Padahal, pada Maret lalu, satu keranjang isi 30 kg ikan tongkol dijual nelayan berkisar Rp 270.000 sampai Rp 300.000,” imbuhnya.

Hasanuddin membenarkan bahwa berkurangnya hasil tangkapan nelayan merupakan dampak peristiwa angin kencang (angin selatan) yang memicu terjadinya gelombang tinggi. “Angin kencang dan gelombang tinggi sehingga jangkauan perahu mesin milik nelayan menjadi terbatas,” ulasnya.

Menurut Panglima Laot Abdya itu, nelayan di daerah itu yang menggunakan boat unjam biasanya menangkap ikan hingga mencapai kawasan Pulau Siemelue. Tapi, karena adanya angin kencang membuat mereka tidak lagi leluasa menangkap ikan lantaran harus berlindung di sejumlah pulau sekitar Pulau Siemelue. “Bila angin mulai reda, baru mereka keluar lagi untuk menangkap ikan,” ucapnya.

Hasanuddin memperkirakan, harga ikan basah di Abdya akan bergerak naik sampai hari meugang yang jatuh pada Minggu (5/5) mendatang. “Karena, untuk merayakan hari meugang, kebutuhan ikan basah dan daging meningkat di rumah-rumah warga, sehingga permintaan yang meningkat tajam akan mendorong meningkatnya harga, terlebih lagi stok ikan basah terbatas di pasaran,” tukasnya.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved