Diberhentikan,Tiga Pengurus Dayah Protes

Tiga mantan pengurus Dayah Inti Darul Aitami yang merupakan milik Pemkab Aceh Barat, melayangkan protes terhadap pemberhentian mereka

Diberhentikan,Tiga Pengurus Dayah Protes
ist
Wisuda santri Dayah Inti Darul Aitami di Aceh Barat, Senin (15/5/2017). 

MEULABOH - Tiga mantan pengurus Dayah Inti Darul Aitami yang merupakan milik Pemkab Aceh Barat, melayangkan protes terhadap pemberhentian mereka di dayah yang memiliki sekolah umum tersebut. Pasalnya, dalam surat keputusan (SK) terbaru yang diteken Bupati Ramli MS tertanggal 18 April 2019, tidak tertera nama mereka.

Protes terhadap pemberhentian kerja itu diungkap Tarmizi, Mukhtar, dan Yori Syahril dalam konferensi pers kepada wartawan di Sekber Jurnalis Aceh Barat, Senin (29/4). Ketiga warga Aceh Barat ini turut memperlihatkan SK terbaru tahun 2019 yang diteken 18 April 2019. “Kami bukan mempersoalkan SK yang dikeluarkan Pemkab. Tapi mempertanyakan mengapa kami tidak disambung lagi kerja,” kata Tarmizi.

Ia mengatakan, dalam aturan di Dayah Darul Aitami yang sudah lama berjalan itu tidak dibenarkan untuk memberhentikan seseorang semena-mena. Apalagi mereka mengaku tidak pernah diberikan surat peringatan atau bentuk teguran lainnya, sehingga tiba-tiba SK terbaru itu diteken Bupati dan nama mereka tidak tercantum lagi.

Tarmizi mengaku sudah pernah mempertanyakan ke UPTD Dayah Inti Darul Aitami, yang berada di bawah Dinas Syariat Islam dan Pemberdayaan Dayah termasuk ke pihak dinas. Namun sejauh ini tidak ada kejelasan, sehingga mereka sangat dirugikan terhadap pemberhentian kerja sepihak.

Tarmizi mengaku sudah bekerja selama tiga tahun pada bagian umum, Mukhtar sebagai satpam, dan Yori pada bagian Tata Usaha. “Kami menilai ada yang bermain. Kami meminta Pak Bupati mengecek kembali sehingga kami tidak jadi korban,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD Dayah Inti Darul Aitami, Marhalim yang dikonfirmasi Serambi, kemarin sore mengatakan, UPTD dalam kapasitas hanya meneruskan dari dayah soal nama-namayang akan di-SK-kan kembali untuk tahun 2019. “Kami hanya meneruskan ke dinas. Itu yang lebih mengetahui di dayah,” kata Marhalim.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved