Dilantik Plt Gubernur Aceh, Sarkawi Resmi Jadi Bupati Bener Meriah

Sarkawi setelah pelantikan itu mengatakan untuk memajukan dan membangun Kabupaten Bener Meriah ia mengaku mustahil untuk bekerja sendiri.

Dilantik Plt Gubernur Aceh, Sarkawi Resmi Jadi Bupati Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM/MUSLIM ARSANI
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melantik dan mengambil sumpah Sarkawi, menjadi Bupati Bener Meriah, sisa masa jabatan 2017 - 2022, dalam sidang istimewa di DPRK setempat, Selasa (30/4/2019). 

Dilantik Plt Gubernur Aceh, Sarkawi Resmi Jadi Bupati Bener Meriah

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS. COM, REDELONG - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melantik dan mengambil sumpah, Abuya Sarkawi, menjadi Bupati Bener Meriah, sisa masa jabatan 2017 – 2022.

Pelantikan Sarkawi sebagai Bupati Bener Meriah, berlangsung dalam sidang istimewa di ruang sidang DPRK setempat, Selasa (30/4/2019).

Sarkawi setelah pelantikan itu mengatakan untuk memajukan dan membangun Kabupaten Bener Meriah ia mengaku mustahil untuk bekerja sendiri.

Untuk itu perlu berkerja sama secara bersinergi dengan pihak - pihak lain, dnegan tujuan mensejahterakan masyarakat setempat.

"Kabupaten Bener Meriah terdiri dari 10 kecamatan, 27 kemukiman, dan 233 kampung, kita harus bergerak bersama-sama dan bersinergi untuk masyarakat yang sejahtera," pungkasnya.

Baca: Ramadhan 1440 H, Satpol PP dan WH Aceh Singkil Gencarkan Razia, Ini Sasarannya

Baca: Mualem Tanggapi Mahfud MD

Sebagai penerus tongkat estafet kepemimpinan di Kabupaten itu, ia berharap mampu mewujudkan visi yang telah dirumuskan sebelumnya, yakni menjadikan Kabupaten Bener meriah yang islami, harmoni, maju, dan sejahtera.

"Visi ini dirumuskan selain berlandaskan pada kondisi dan potensi daerah, juga didasari ileh kecenderungan berbagau masalah yang selama ini dihadapi oleh daerah kita," ujarnya.

Menurutnya, ada tiga tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Bener Meriah, terkait dengan pertumbuhan ekonomi, peningkatan sektor pertanian, penanggulangan dan pengentasan kemiskinan, serta sektor kesehatan dan pendidikan

"Kemudian tantangan terkait dengan pembangunan tata kelola pemerintah dan kesenjangan pembangunan, terutama di daerah marjinal dan masih tergolong tertinggal, seperti sebagian wilayah di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kecamatan Permata, Kecamatan Mesidah dan Kecamatan Syiah Utama," ungkapnya.

"Kami yakin, bersama dengan DPRK Bener Meriah sebagai sesama unsur penyelenggara pemerintahan, memiliki komitmen yang sama. Bahwa program yang direncanakan  benar - benar menyentuh dan pro rakyat dengan berpijak pada konsep pro growth, pro job, pro poor, dan pro environment," tegasnya.

Acara pelantikan tersebut berakhir sekira pukul 11.30 WIB.(*)

Baca: Haji Uma Kokoh, Ghazali Peringkat 8

Baca: Golkar-PKB Kuasai DPRK Bener Meriah

 

Penulis: Muslim Arsani
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved