Murid SD/MI Ikut Lomba Bercerita

Sebanyak 60 murid SD/MI se-Banda Aceh mengikuti Lomba Bercerita dalam rangka HUT ke-814 Kota Banda Aceh

Murid SD/MI Ikut Lomba Bercerita
Foto Kiriman Warga
Para juara lomba bercerita tingkat kabupaten di Kantor Perpustakaan dan Arsip Pidie, berfoto bersama usai menerima piala, Kamis (28/3/2019) sore. 

BANDA ACEH - Sebanyak 60 murid SD/MI se-Banda Aceh mengikuti Lomba Bercerita dalam rangka HUT ke-814 Kota Banda Aceh. Kegiatan yang dipusatkan di Aula SKB Lampineung itu, dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Senin (29/4).

Lomba Bercerita yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kota Banda Aceh itu berlangsung selama dua hari. Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, dalam sambutannya mengatakan, lomba bercerita sangat penting untuk melatih anak-anak agar berani tampil ke depan sebagai calon pemimpin bangsa. “Dengan bercerita juga akan meningkatkan daya nalar anak sehingga mereka akan mampu melahirkan ide-ide kreatif dan inovasi. Itu sangat diperlukan agar anak-anak kita bisa maju dan bersaing di era globalisasi,” katanya.

Di samping itu, Wali Kota juga menyebut tiga modal penting bagi generasi muda yang harus dipersiapkan sejak dari bangku sekolah dasar. “Pemahaman sekaligus menjadi pelopor penegakan syariat Islam, mampu menguasai teknologi, dan menguasai bahasa asing.”

“Baru kemudian bidang-bidang lain seperti olahraga dan seni budaya. Ke depan kesempatan kerja akan semakin sempit. Dengan skill yang mumpuni, didukung ide-ide kreatif dan inovasi, insyaallah anak-anak kita akan menjadi generasi gemilang pada masa mendatang,” tambahnya.

Sementara Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Banda Aceh, Alimsyah menjelaskan, kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan HUT kota sekaligus bagian dari agenda nasional untuk meningkatkan budaya literasi. “Pesertanya ada 60 yang berasa dari 60 SD/MI se-Banda Aceh. Masing-masing sekolah mengirimkan satu peserta terbaik yang sebelumnya sudah mengikuti seleksi di tingkat sekolah,” katanya.

Alimsyah juga mengatakan, para pemenang dalam ajang ini akan mewakili Banda Aceh pada ajang serupa di tingkat provinsi. “Untuk memacu anak-anak, kita akan memberikan trofi plus sejumlah dana pembinaan bagi para juara,” katanya.

Ia pun bertekad untuk mendongkrak prestasi Banda Aceh di level provinsi, bahkan bisa mewakili Aceh di ajang nasional. “Jika tahun lalu kita mendapat juara harapan di tingkat provinsi, tahun ini kita targetkan juara pertama, bahkan tampil di Jakarta mewakili Aceh,” pungkasnya.(aji)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved