Nagan Daerah Pengembangan Ternak Terbesar

Kabupaten Nagan Raya menjadi salah satu daerah pengembangan hewan ternak yang akan dilaksanakan di kawasan Padang Turi

Nagan Daerah Pengembangan Ternak Terbesar
SERAMBI/SA'DUL BAHRI
Bupati Nagan Raya M Jamin Idham bersama unsur forkopimda menijau salah satu hewan ternak yang di ikutkan dalam kegiatan Expo dan Kontes Hewan Ternak yang berlangsung di jalan Poros Utama Suka Makmue, Desa Lueng Baro, Kecamatan Suka Makmue, Senin (29/4).SERAMBI/SA'DUL BAHRI 

SUKA MAKMUE - Kabupaten Nagan Raya menjadi salah satu daerah pengembangan hewan ternak yang akan dilaksanakan di kawasan Padang Turi, Kecamatan Kuala Pesisir. Mulai tahun ini, pemerintah mulai menanam bibit pakan ternak secara khusus berupa rumput gajah, yang dipersiapkan untuk makanan ternak di kawasan Padang Turi, serta untuk kebutuhan pakan ternak warga lainnya di Nagan Raya.

Informasi itu disampaikan Bupati Nagan Raya, M Jamin Idham pada kegiatan Expo dan Kontes Hewan Ternak, Senin (29/4) di Suka Makmue. “Pemerintan Provinsi Aceh sudah menunjuk Nagan Raya sebagai salah satu lokasi pengembangan tenak tingkat nasional. Kami sangat mendukung sektor pengembangan perternakan ini dengan harapan ke depan Nagan Raya menjadi daerah swasembada daging,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini ada 40 kelompok peternakan yang akan dibimbing, termasuk melalui studi banding ke daerah lain untuk meningkatkan pengetahuan dalam pengembangan ternak. Selain itu, pihaknya akan mengoptimalkan lahan pengembangan pakan ternak seluas 112 hektare di Padang Turi, dengan menanami tanaman rumput gajah untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak .

Sementara Kadis Pertanian dan Peternakan Nagan Raya, T Kamaruddin mengatakan, Expo dan Kontes Hewan Ternak tersebut merupakan ajang sharing informasi khususnya sapi dan kerbau. Kegiatan itu sebagai edukasi bahwa memelihara ternak tidak boleh di alam liar, tetapi harus dikandangkan dengan memberi makan yang cukup, sehingga hasilnya memuaskan.

Sementara jumlah hewan ternak yang diikutkan dalam kontes tersebut berjumlah 54 ekor, dengan rincian untuk kategori kerbau jantan 27 ekor, sapi jantan bebas 12 ekor, sapi Ace 11 ekor, dan sapi hasil IB sebanyak 4 ekor. Kerbau atau sapi tersebut rata-rata memiliki berat 750 kilogram. Namun adapula sapi yang kelewat berat, sehingga membuat timbangannya error.(c45)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved