15 Ulama Kharismatik dan 250 Pimpinan Dayah/Balai Pengajian di Pijay Terima Bantuan Ramadhan

Baitul Mal juga secara khusus menyerahkan bantuan untuk 15 ulama kharismatik masing-masing Rp 1.000.000.

15 Ulama Kharismatik dan 250 Pimpinan Dayah/Balai Pengajian di Pijay Terima Bantuan Ramadhan
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Sebanyak 15 ulama kharismatik dan 250 pimpinan dayah/balai pengajian di Pidie Jaya menerima bantuan dana Ramadhan dari Baitul Mal, Kamis (2/5/2019). 

250 Pimpinan Dayah dan Balai Pengajian di Pijay Terima Bantuan Ramadhan

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sebanyak 250 pimpinan dayah dan pimpinan balai pengajian di Pidie Jaya, menerima bantuan dana Ramadhan dari Baitul Mal, Kamis (2/5/2019).

Maisng-masing pimpinan dayah dan balai pengajian mendapatkan bantuan sebesar Rp 300.000.

Selain itu, Baitul Mal juga secara khusus menyerahkan bantuan untuk 15 ulama kharismatik masing-masing Rp 1.000.000.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pijay diwakil Kepala Dinas Syariat Islam, Ir Puteh Manaf.

Kepala Baitul Mal Pijay, Tgk Marzuki HM Ali, dalam sambutannya antara lain mengatakan, bantuan tersebut adalah salah satu bentuk perhatian pemkab kepada pimpinan dayah dan balai pengajian.

Baca: Ustadz Adi Hidayat Bagikan Kisah Orang yang Menistakan Ulama, Habib Novel Doakan UAS

Baca: Bahas Soal Balasan Bagi Orang yang Curang, Ini Perbandingan Pernyataan Ustadz Abdul Somad dan Aa Gym

Baca: Ungkapkan Balasan Untuk Orang yang Melakukan Kecurangan, Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Dana bantuan itu bersumber dari infak para aparatur sipil negara (ASN) tahun 2019.

Marzuki mengatakan, bantuan itu memang tak sebanding dengan pengabdian para ulama dalam mencerdaskan umat Islam.

“Kami berharap tidak dilihat jumlhanya, tapi pandanglah dari segi kepedulian pemkab,” imbuh Tgk Marzuki.

Di sisi lain disebutkan, Baitul Mal Pijay akan terus berupaya agar pemasukan zakat, infak dan sadakah (ZIS) baik dari para abdi negara, kontraktor, dermawan dan pihak lain, terus bertambah.

Salah satu cara yang ditempuh adalah menerjunkan kembali petugas ke semua kecamatan untuk menemui orang-orang yang dinilai sudah berhak mengeluarkan zakat.

Pengertian kepada para pedagang seperti mereka yang membuka usaha toko mas di sejumlah kecamatan sudah disampaikan.

Tapi sayangnya, hingga saat ini secara umum pedagang belum mengeluarkan zakat melalui Baitul Mal.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved