Bunuh Suami, Wanita Aceh Utara Ini Dituntut 15 Tahun Penjara, Selingkuhannya Seumur Hidup

Marliah (31), warga Desa Teupin Reusep ditutunt 15 tahun penjara. Sementara selingkuhannya Safrijal dituntut hukuman seumur hidup.

Bunuh Suami, Wanita Aceh Utara Ini Dituntut 15 Tahun Penjara, Selingkuhannya Seumur Hidup
FOR SERAMBINEWS.COM
Wanita di Aceh Utara bersama selingkuhannya menjalani sidang pembacaan tuntutan dalam kasus pembunuhan terhadap suaminya, Selasa (30/4/2019) di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara. 

Bunuh Suami, Wanita Aceh Utara Ini Dituntut 15 Tahun Penjara, Selingkuhannya Seumur Hidup

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara, Selasa (30/4/2019) membacakan materi tuntutan kasus pembunuhan M Amin (73) Peutuha Peut Dusun Alue Mudek, Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara.

Terdakwa Marliah (31), warga Desa Teupin Reusep yang menyuruh selingkuhannya Syafrijal (42), warga Desa Meunasah Teungoh Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, membunuh suaminya dituntut 15 tahun penjara.

Sedangkan Safrijal yang membunuh korban dituntut dengan penjara seumur hidup.

Tuntutan itu disampaikan Harri Citra Kesuma SH dalam sidang kasus tersebut yang dipimpin Arnaini MH didampingi dua hakim anggota Fitriani SH dan Maimunsyah SH.

Baca: Cinta Terlarang Mantan Kepala Desa Berujung Pembunuhan, Pelaku Buang Mayat Kekasih di Kebun Jagung

Baca: Skandal Cinta Terlarang di Aceh Utara, Kenal di FB, 3 Kali Tidur Seranjang dan Rencanakan Pembunuhan

Baca: Terlibat Cinta Terlarang Lalu Bunuh Suami Kekasihnya, Pria Aceh Utara Ini Ditangkap Polisi di Medan

Sementara dua terdakwa yang mengenakan baju tahanan hadir ke ruang sidang tersebut didampingi pengacaranya Taufik M Noer SH dan Abdullah Sani Angkat SH.

Menurut Jaksa, terdakwa Safrijal membunuh korban di atas Sepeda Motor Supra X 125 kenderaan yang sedang berjalan dengan memukulkan kayu ke bagian wajah, sehingga korban terjatuh dalam kondisi telungkup.

Saat korban dalam kondisi telungkup, terdakwa kembali memukul korban sehingga mengenai bagian kepala belakang tiga kali dan bagian punggung satu kali.

Akibat kejadian tersebut, korban meninggal di lokasi kejadian.

Atas perbuatannya, terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 340 KUPidana tentang pembunuhan berencana secara bersama-sama.

Karena itu Jaksa menuntut Marliah 15 tahun penjara dan Safrijal dengan tuntutan penjara seumur hidup.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved