Pemko Sabang - Unsyiah Teken MoU Pengembangan SDM

Pemko Sabang dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjalin kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia

Pemko Sabang - Unsyiah Teken MoU Pengembangan SDM
IST
Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.Ikom dan Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal saat penandatanganan kerja sama Selasa (30/4) di di Gedung Rektorat Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh. Dok Humas Unsyiah 

BANDA ACEH – Pemko Sabang dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjalin kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di wilayah paling barat Indonesia itu. Penandatanganan MoU kerja sama itu berlangsung, Selasa (30/4) di di Gedung Rektorat Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh.

Penandatanganan itu dilakukan oleh Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.Ikom atau yang akrab disapa Tengku Agam dan Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal, yang ikut disaksikan para wakil rektor dan pejabat Sabang. Nazaruddin yang biasa disapa Tengku Agam menyampaikan, bahwa pihaknya menyambut baik program pengembangan SDM ini.

Langkah ini sesuai dengan semangat Pemko Sabang yang saat ini fokus membangun SDM melalui pendidikan. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu upaya enggerakkan ekonomi. Karena dengan sistem pendidikan yang baik maka akan melahirkan SDM yang matang dan handal, sehingga kedepan dapat terus bangkit.

“Pemerintah Sabang tidak dapat bekerja sendiri, tentu harus belajar dari guru-guru di Unsyiah agar kedepan Sabang menjadi lebih baik,” tandasnya. Dikatakan Tengku Agam kedepan Sabang akan terus dikembangkan untuk menjadi salah satu pusat ekonomi dan industri pariwisata. Sehingga untuk mendukung langkah tersebut, Sabang butuh SDM yang memadai, terutama yang merupakan putra daerahnya sendiri.

Ia melanjutkan, pembangunan infrastruktur hingga industri pariwisata di kawasan itu akan menjadi fokus Pemko Sabang hingga pemerintah pusat. Selain peningkatan SDM, kerja sama ini juga fokus pada bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi daerah. Sementara Prof Samsul Rizal menyampaikan, Sabang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Tetapi sayangnya, saat ini potensi tersebut belum digarap dengan maksimal. Salah satu penyebabnya karena terbatasnya sumber daya manusia di kota tersebut. Untuk itu, me lalu kerja sama itu Unsyiah dan Pemko Sabang bertekad untuk bersama-sama mendorong percepatan pengembangan manusia agarSabang semakin berkembang. “Kita bisa membangun infrastruktur dengan cepat, tapi membangun karakter manusia membutuhkan waktu yang lama,” ujarnya.

Salah satunya dengan memilih Sabang sebagai lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Unsyiah. Tahap awal akan berlangsung pertengahan tahun ini, mahasiswa akan disebar ke 18 gampong di wilayah tersebut. Mereka akan fokus mendidik anak-anak Sabang, terutama yang usia produktif, karena pada usia itu merupakan waktu yang tepat dalam membentuk karakter.

“Setiap bulannya kita akan mengganti mahasiswa untuk mendidik anak-anak Sabang. Manfaat ini akan terasa beberapa tahun kemudian, sehingga membawa perubahan lebih baik bagi Sabang,” tutup Rektor. (*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved