Kronologi Gadis 16 Tahun Diperkosa dan Dibunuh Ayah Tiri, Lalu Dikubur Dalam Galian Tanah

Pelaku juga memukul kepala korban dengan batu besar lalu dikubur dalam galian tanah yang ia buat dengan menggunakan kayu.

Kronologi Gadis 16 Tahun Diperkosa dan Dibunuh Ayah Tiri, Lalu Dikubur Dalam Galian Tanah
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan 

SERAMBINEWS.COM - Malang seorang anak perempuan berusia 16 tahun menjado korban pemerkosaan dan pembunuhan.

Korban tewas ditangan bapak tirinya setelah sempat diperkosa.

 Kasus tersebut kini dalam penyelidikan kepolisian dan pelaku diperiksa secara intensif. 

Robertus Wandi, pria paruh baya asal Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, ditangkap aparat kepolisian, atas dugaan memerkosa dan membunuh anak tirinya sendiri yang berusia 16 tahun. 

Kapolres Sanggau AKPB Imam Riyadi mengatakan, perkara itu bermula Selasa (30/4/2019) lalu.

Saat itu, salah seorang warga mencium bau busuk menyengat saat hendak ke ladang.

Setelah dicari, didapati sesosok tubuh mayat tertimbun tanah.

"Dari temuan itu, kita melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, dan melalulan autopsi," kata Imam kepada Kompas.com, Jumat (3/5/2019).

Setelah dilakukan serangkain penyelidikan, diketahui jenazah tersebut adalah siswi SMP di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, berinisial AT berusia 16 tahun.

“Sebelum ditemukan, korban dikabarkan sudah tiga hari menghilang," ucapnya.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved