Beredar Informasi, Keuchik yang Hilang Saat Memancing Berada di Malaysia, Diduga Terjerat Kasus Ini

Muhammad Aris diduga sengaja menghilangkan diri, karena tidak mampu mempertanggungjawabkan penggunaan dana desa senilai Rp 445,63 juta.

Foto Kiriman Warga
Foto Muhammad Aris, Keuchik yang hilang sejak Senin (31/12/2018). 

Karenanya, pihak polisi menunggu laporan hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Abdya.

“Bila hasil audit sudah diserahkan, maka kita (Polres) segera berkoordinasi dengan Kejari,” ucap Kapolres.    

Baca: Polres Abdya Mulai Usut Anggaran Gampong Blang Makmur, Terindikasi tak Mampu Dipertanggungjawabkan

Sementara Bendahara Gampong Blang Makmur, Rusli Yahya dihubungi kepada Serambinews.com pada 17 Januari 2019 lalu mengaku, telah menyerahkan anggaran desa tahap III 2018 sejumlah Rp 307,9 juta kepada Keuchik Muhammad Aris.

Uang sebanyak itu merupakan akumulasi dari tiga kali penarikan dalam rekening gampong di Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie.

Dia menyebutkan, total anggaran Desa Blang Makmur tahun 2018 sebesar Rp 1,28 miliar disalurkan dalam tiga tahap ke rekening gampong.

Sedangkan, anggaran tahap III masuk ke rekening gampong pada 17 Desember 2018 sejumlah Rp 515,3 juta.

Dana tersebut kemudian ditarik tiga kali dengan cek penarikan diteken Keuchik Muhammad Aris dan Bendahara Rusli Yahya.

Tanggal 18 Desember ditarik Rp 259,2 juta, 27 Desember ditarik 193 juta, dan 28 Desember ditarik 7 juta, sehingga total penarikan 459,3 juta.

“Sebanyak Rp 307,9 juta di antaranya sudah saya serahkan kepada Keuchik Muhammad Aris, dalam tiga kali penyerahan,” jelas Rusli Yahya.

Menurut dia, penyerahan uang tersebut karena diminta Keuchik Muhammad Aris.

Ada pun sisanya sekitar Rp 151,4 juta tetap dipegang dirinya.

“Uang yang saya sisihkan sebanyak Rp 151,4 juta itu untuk membayar honor aparatur dan insentif lainnya,” papar Rusli Yahya.(*)

Baca: Mengaku Tak Dilayani dengan Baik, Pria Ini Nekat Bakar Kantor Desa Sambil Live Facebook

Baca: Emak-emak Geruduk Rumah Keuchik Lampaseh, Aparat Polisi Bermotor Trail Berdatangan, Ini Kasusnya

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved