BMU Santuni Seribuan Yatim di Tiga Kecamatan, Nilainya Mencapai Rp 300 Juta

Total dana santunan untuk seribuan anak yatim itu mencapai Rp 300 juta lebih, berasal dari sumbangan masyarakat tiga kecamatan dan donatur

BMU Santuni Seribuan Yatim di Tiga Kecamatan, Nilainya Mencapai Rp 300 Juta
Humas BMU
Seribuan yatim tiga Kecamatan di Jeunieb Raya (Jeunieb, Peulimbang dan Pandrah) mendapatkan santunan dari Barisan Muda Ummat (BMU) dan tiga Forum Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat pada Rabu, (01/05/2019) malam. 

BMU Santuni Seribuan Yatim di Tiga Kecamatan, Nilainya Mencapai Rp 300 Juta

Laporan Ferizal Hasan | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Seribuan anak yatim di Kecamatan Jeunieb, Peulimbang, dan Pandrah, Bireuen, mendapatkan santunan dari Barisan Muda Ummat (BMU) dan Forum Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) tiga kecamatan tersebut.

Humas BMU, Al Fadhal kepada Serambinews.com Jumat (3/5/2019) mengatakan, untuk menyantuni seribuan anak yatim itu, pihaknya menyalurkan dana sebanyak Rp 300 juta lebih.

Dana sejumlah itu merupakan sumbangan masyarakat tiga kecamatan tersebut dan sumbangan para donatur.

"Kegiatan sosial menyambut bulan suci Ramadhan ini dipelopori oleh Abiya Rauhul Mudi yang mengajak Muspika dan Asosiasi Pemuda tiga kecamatan untuk mencari sumbangan dari masyarakat setempat, baik dengan beras segenggam maupun uang tunai," kata Al Fadhal.

Tujuannya untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap anak yatim yang merupakan kewajiban setiap warga sesuai kapasitas dan kemampuan pribadi masing-masing.

Baca: Emak-emak Geruduk Rumah Keuchik Lampaseh, Aparat Polisi Bermotor Trail Berdatangan, Ini Kasusnya

Baca: Oknum Kader PNA Hadang Relawan Miswar Fuady, Berkas Laporan Dugaan Kecurangan Dibawa Lari

Dari Pintu ke Pintu

Ketua Umum Barisan Muda Umat (BMU) Pusat, Tgk M Yusuf Nasir yang sapaan akrabnya Abiya Rauhul Mudi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur baik di dalam maupun luar negeri, khususnya Aceh Peduli Comunity Malaysia, BMU-WPU Malaysia, Muspika Jeunieb Raya, para jamaah pengajian, masyarakat, dan pemuda setempat.

“Kegiatan ini terlaksana berkat kerja keras para milenial Asosiasi Pemuda di tiga kecamatan, mereka begerak dari pintu-pintu rumah warga mengutip sumbangan per kepala keluarga (KK) dan beras segenggam serta setiap pintu-pintu toko di Kecamatan Pandrah, Peulimbang dan Kecamatan Jeunieb,” sebut Abiya.

Partisipasi dan kontribusi kaum milenial, lanjut Abiya berhasil mengumpulkan dana Rp 19.500.000 dan beras segenggam 1,2 ton di Kecamatan Pandrah, Rp 9.804.000 di Kecamatan Peulimbang dan 1 ton beras, sedangkan di Kecamatan Jeunieb berhasil mengumpulkan sumbangan Rp 68.758.000 dan 1,3 ton beras.

“BMU-WPU Malaysia juga menyumbang 50 juta selebihnya dari tokoh-tokoh masyarakat dan netizen sosmed, untuk mencukupi 5 ton beras dan 2.000 sirup kurnia biaya keseluruhan kegiatan ini mencapai Rp 300 juta,” sebut Abiya.

Baca: Kronologi Gadis 16 Tahun Diperkosa dan Dibunuh Ayah Tiri, Lalu Dikubur Dalam Galian Tanah

Acara yang dihadiri ribuan masyarakat dan Jamaah pengajian Sirul Mubtadin itu dimulai dengan doa bersama kepada seluruh almarhum orang tua anak yatim-piatu.

Dilanjutkan zikir akbar majelis zikir Yadara yang dipimpin oleh Tgk Syech Khalili dan ditutup dengan tausiah peradaban sosial Islam oleh Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tu Sop Jeunieb.(*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved