Breaking News:

Ini Caleg Terpilih DPRK Bener Meriah

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bener Meriah telah selesai melakulan rekapitulasi suara

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MUSLIM ARSANI
Ketua KIP Bener Meriah, Khairul Akhyar. 

REDELONG - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bener Meriah telah selesai melakulan rekapitulasi suara Pemilu 2019, baik untuk Capres-cawapres, DPD, DPR RI, DPRA, dan DPRK. Khusus untuk DPRK, dari hasil pleno yang sudah ditetapkan Jumat (3/5) dini hari, ada 10 partai yang memperoleh suara terbanyak.

“Untuk perolehan suara parpol sudah selesai, namun untuk nama yang naik ke DPRK belum bisa kita sampaikan,” kata Ketua KIP Bener Meriah, Khairul Akhyar, kepada Serambi, Sabtu (4/5).

Ia menyebutkan, ada 10 partai peraih suara terbanyak dari tiga daerah pemilihan (dapil) di Bener Meriah. Dapil I meliputi Kecamatan Bukit dan Wih Pesam, Dapil II meliputi Kecamatan Timang Gajah, Gajah Putih, dan Pintu Rime Gayo, dan Dapil III meliputi Bandar, Permata, Syiah Utama, Bener Kelipah, Mesidah.

“Ada 10 parpol yang memperoleh suara terbanyak dan diprediksi akan mengisi kursi anggota legislatif,” sebutnya.

Parpol dengan suara terbanyak, urutan pertama ditempati Partai Golkar dengan perolehan 15.899 suara, disusul PKB memiliki 12.708 suara, dan Gerindra 9.294 suara. Selanjutnya NasDem 7.306 suara, dan PDIP 6.625 suara. Sedangkan posisi keenam ditempati Partai Demokrat sebanyak 6.600 suara, Hanura 6.408 suara, PA 5.734 suara, PNA 4.313 suara, dan diurutan kesepuluh ditempati PBB sebanyak 3.592 suara.

“Bener Meriah mempunyai tiga dapil, di Dapil I akan diisi sembilan kursi anggota dewan, Dapil II diisi tujuh kursi, dan Dapil III sembilan kursi,” papar Khairul Akhyar yang sering disapa Ucok ini.

Namun untuk kepastian nama-nama caleg yang akan melenggang ke gedung dewan, pihaknya belum bisa memberikan kepastian, karena nanti akan ditetapkan melalui rapat pleno KIP Bener Meriah. Namun hal itu bisa dilihat dari perolehan suara partai dan suara badan caleg di tiap-tiap dapil, yang dihitung dengan menggunakan metode sainte lague.

Jika dihitung secara keseluruhan, ada dua partai yang kemungkinan mendapatkan lima kursi di DPRK, yakni PKB dan Golkar. Selanjutnya Gerindra tiga kursi, Hanura tiga kursi, NasDem dua kursi,Demokrat dua kursi, PDIP dua kursi, PNA dua kursi, dan PA satu kursi.

Sementara partai yang kemungkinan tidak lagi mendapatkan kursi di DPRK adalah PDA, PAN, PKPI dan PBB. Dalam Pileg 2014 lalu, PDA sempat mengirimkan dua wakilnya ke dapil I dan II, PAN ke dapil I, dan PKPI ke dapil II.(c51)

Perkiraan caleg terpilih
Dapil I
- PKB (2 kursi) I Guntur Alam Syah dan Zulham
- Gerindra (1 kursi) I Suhaini
- Nasdem (1 kursi) I Abu Bakar
- Golkar (1 kursi) I Darwinsyah
- PDIP (1 kursi) I Jetmen
- Partai Aceh (1 kursi) I Yuzmuha
- Hanura (1 kursi) I Junaidi
- PNA (1 kursi) I Saiful Bahri

Dapil II
- Golkar (2 kursi) I Herman Ramli dan Falgunari
- PKB (1 kursi) I Sofyan
- PNA (1 kursi) I Edi Zulkipli
- Gerindra (I kursi) I Anwar
- Demokrat (1 kursi) I Sapri Gumara
- Hanura (1 kursi) I Syafri Kaharuddin

Dapil III
- Golkar (2 kursi) I M Saleh dan Baitul Hakim
- PKB (2 kursi) I Tgk Husnul Ilmi dan Kasim
- Demokrat (1 kursi) I Darussalam
- NasDem (1 kursi) I dr Wein Kusumadana Mimija
- Gerindra (1 kursi) I Hulda Sintia
- PDIP (1 kursi) I Salwani
- Hanura (1 kursi) I Andi Sastra

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved