Mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah yang Tenggelam di Waduk Krueng Lubok Ditemukan Meninggal

Pada Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 10.00 WIB tadi, korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa

Mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah yang Tenggelam di Waduk Krueng Lubok Ditemukan Meninggal
FOR SERAMBINEWS.COM
Chairil Vuger (20), mahasiswa Fakultas Teknik Geologi Unsyiah, Banda Aceh tenggelam sehari sebelumnya di Waduk Krueng Lubok, Gampong Data Makmur, Kecamatan Blangbintang, Aceh Besar, Sabtu (4/5/2019). Pada Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 10.00 WIB tadi, korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. 

Mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah yang Tenggelam di Waduk Krueng Lubok Ditemukan Meninggal

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Chairil Vuger (20), mahasiswa Fakultas Teknik Geologi Unsyiah, Banda Aceh tenggelam sehari sebelumnya di Waduk Krueng Lubok, Gampong Data Makmur, Kecamatan Blangbintang, Aceh Besar, Sabtu (4/5/2019)

Pada Minggu (5/5/2019) sekitar pukul 10.00 WIB tadi, korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Farhan AP kepada Serambinews.com, Minggu (5/5/2019) siang, mengungkapkan mahasiswa asal Kecamatan Bintang, Aceh Tengah ini ditemukan tidak jauh dari lokasi pertama kali dilaporkan tenggelam.

Baca: BREAKING NEWS - Mahasiswa Unsyiah Tenggelam di Waduk Krueng Lubok, Ini Awal Ceritanya

"Pencarian tadi pagi dimulai pukul 07.30 WIB tadi pagi, melibatkan tim Basarnas Banda Aceh dengan menurunkan rubber boat, akhirnya sekitar pukul 09.50 WIB membuahkan hasil. Korbam ditemukan. Tapi, malang ketika ditemukan mahasiswa Fakultas Teknik Geologi Unsyiah ini sudah dalam kondisi meninggal dunia," pungkas Farhan.

Farhan menerangkan, pencarian yang dilakukan di hari kedua atau sehari korban dilaporkan tenggelam, Sabtu (4/5/2019) sore kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB itu, menimpa mahasiswa Unsyiah itu setelah berenang masuk ke waduk untuk menancapkan pipa.

Pipa yang ingin ditancapkan ke tengah Waduk Krueng Lubok, di Gampong Data Makmur, Kecamatan Blangbintang itu, dimaksudkan untuk keperluan penelitian dalam kegiatan praktikum sedimen geologi di waduk itu.

Baca: PA Tetap Unggul, Ini Rincian Hasil Resmi Perolehan Suara Setiap Dapil untuk DPRK Lhokseumawe

Korban saat itu, lanjut Farhan tidak sendiri. Melainkan almarhum Chairil Vuger datang ke waduk untuk melaksanakan penelitian tersebut bersama 34 rekan-rekannyandari fakultas yang sama, termasuk ketua rombongan kegiatan Abuzarmuna (23).

"Pada saat korban memutuskan masuk dan berenang ke tengah waduk, tiba-tiba saja korban meminta bantuan teman yang berada di tepian. Upaya memberikan pertolongan terhadap korban sudah coba dilakukan oleh teman-teman korban, tapi gagal hingga korban akhirnya hilang tenggelam," pungkas Farhan.

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved