Puluhan Kotak Suara dari Baktiya Dibuka Kembali dalam Rapat Pleno, Ini Sebabnya

Puluhan kotak suara dari 41 desa di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, dibuka kembali dalam rapat pleno oleh KIP Aceh Utara.

Puluhan Kotak Suara dari Baktiya Dibuka Kembali dalam Rapat Pleno, Ini Sebabnya
Foto Kiriman Warga
Kotak suara dari 41 desa di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, dibuka kembali dalam rapat pleno KIP Aceh Utara, Minggu (5/5/2019) malam. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Puluhan kotak suara dari 41 desa di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, dibuka kembali dalam rapat pleno rekapitulasi yang diadakan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara, Minggu (5/5/2019) malam, di Lhokseumawe.

Hal itu dilakukan KIP Aceh Utara atas rekomendasi Panwaslih Aceh Utara, karena saksi dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai SIRA mengkomplain perbedaan jumlah suara yang diperoleh dua partai dengan yang tertera di form C1.

Hingga Senin (6/5/2019) dinihari, KIP masih menghitung kembali jumlah suara yang diperoleh caleg dari dua partai tersebut. 

Pembukaan kotak suara tersebut dimulai pukul 17.00-18.00 WIB. Lalu dilanjutkan kembali pleno pada pukul 22.00 WIB.

"Pleno untuk rekap suara dari Baktiya kami mulai pukul 14.00 WIB. Tapi dalam proses pleno, ada saksi yang komplain. Kemudian Panwaslih merekomendasikan buka kotak suara untuk melihat form DAA1," ujar Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar SH kepada Serambinews.com. 

Ditambahkan, rapat pleno rekapitulasi suara sudah dimulai sejak 30 April.

Hingga kini, KIP sudah menetapkan jumlah perolehan suara untuk lima daerah pemilihan DPRK Aceh Utara.

Sedangkan untuk dapil VI, tersisa satu kecamatan lagi, yaitu Kecamatan Seunuddon.(*)

Baca: Hilal belum Terlihat, Sidang Isbat Ulama di Abdya Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada Selasa Besok

Baca: Bingung Masak Apa di Hari Pertama Puasa? Ini 4 Resep Menu Sahur Sederhana Antiribet yang Bisa Dicoba

Baca: Israel Bombardir Gaza Jelang Ramadhan, 10 Warga Palestina Syahid, Termasuk Wanita Hamil dan Bayinya

Penulis: Jafaruddin
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved