Senggol Polisi Hingga Jatuh, Lalu Rampas Ponsel dan Uang, Begini Nasib Perampok

Saat dilakukan penangkapan di kawasan Martubung, yang bersangkutan melakukan perlawanan saat berupaya kabur

Senggol Polisi Hingga Jatuh, Lalu Rampas Ponsel dan Uang, Begini Nasib Perampok
Dok Polres Belawan
Ipeng Tetap Nekat Rampok Ponsel dan Uang Korbannya walau Sudah Mengaku Anggota Polisi. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis saat menginterogasi pelaku, Senin (6/5/2019). 

Senggol Polisi Hingga Jatuh, Lalu Rampas Ponsel dan Uang, Perampok Kabur Saat Ditangkap

SERAMBINEWS.COM - Ipeng (28), nekat melakukan aksi perampokan pada seorang anggota Polri.

Padahal korban sudah mengatakan namun  pria yang mengaku warga Kampung Salam Kelurahan Bahari, Kecamatan Medan Belawan ini tetap nekad.

Ipeng tetap nekat melakukan aksi perampokan telpon seluler dan uang anggota polisi yang masih aktif bertugas di jajaran Polres Pelabuhan Belawan tersebut.

Baca: BMKG Beri Penjelasan Terkait Potensi Gempa Bermagnitudo 8,9 di Mentawai Sumatera Barat

Informasi yang dihimpun Tribun Medan/www.tribun-medan.com, Senin (6/5/2019), Ipeng merupakan residivis kasus penganiayaan.

Tersangka diberikan tindak tegas terukur setelah merampok personel kepolisian yang bertugas di Jajaran Polres Belawan pada hari Sabtu (13/4/2019) lalu.

"Jadi saat itu, korban hendak pulang ke rumah usai bertugas. Namun tiba-tiba, pelaku yang sebelumnya sudah mengintai langsung menyenggol korban hingga terjatuh. Di situ, tersangka langsung merampas telepon seluler berserta sejumlah uang dan kabur meninggalkan korban,"  kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico.

Tidak terima dirampok, lanjut Jerico, korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Mapolres Pelabuhan Belawan.

Baca: Dimulai dari Masjid Keuchik Leumik, Dakwah Daiyah Ramadhan Sambangi Sejumlah Gampong Selama 20 Hari

“Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satreskrim Polres Belawan yang melakukan penyelidikan mendapat informasi tentang keberadaan pelaku,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Jerico, petugas yang mengetahui keberadaan tersangka langsung melakukan penangkapan.

“Saat dilakukan penangkapan di kawasan Martubung, yang bersangkutan melakukan perlawanan saat berupaya kabur.," katanya.

Oleh sebab itu, ia terpaksa memberikan tindakan tegas terukur.

Baca: Tata Cara Berbuka Puasa Rasulullah Saw, Ini Lafadz Doa Berbuka Puasa dan Jadwal Berbagai Kota

"Sebab, pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan yang sebelumnya dikeluarkan,” kata mantan Kasubag Munjab Polda Sulteng ini.

Usai diamankan, sambung Jerico, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Pelabuhan untuk proses lanjut.

“Imbas perbuatannya, tersangka harus kembali merasakan pengapnya rumah tahanan kepolisian. Sebab, ia terbukti melanggar ketentuan yang diatur dalam Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun pejara,” pungkasnya.(*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved