Warga Abdya Padati Tempat Wisata

Seluruh lokasi objek wisata di Abdya, mulai pantai hingga bantaran aliran sungai dipadati pengunjung, Minggu (5/5) kemarin

Warga Abdya Padati Tempat Wisata
Warga memadati objek wisata pantai Lampuuk, Aceh Besar, Sabtu (9/7/2016). Libur Lebaran, sejumlah objek wisata di Banda Aceh dan Aceh besar dipadati pengunjung. SERAMBI/BUDI FATRIA 

BLANGPIDIE - Seluruh lokasi objek wisata di Abdya, mulai pantai hingga bantaran aliran sungai dipadati pengunjung, Minggu (5/5) kemarin. Kondisi ini tak lepas dari tradisi masyarakat ‘Breuh Sigupai’ dalam menyambut datangnya bulan suci dengan mengunjungi lokasi wisata bersama keluarga sambil makan sepuas-puasnya.

Amatan Serambi, sejak Minggu pagi, Jalan Nasional Meulaboh-Tapaktuan padat dengan arus kendaraan dari dua arah. Kendaraan roda dua, minibus pribadi, hingga kendaraan bak terbuka, tampak sarat membawa warga menuju lokasi-lokasi wisata terkenal di Kabupaten Abdya.

Objek wisata pantai yang menjadi sasaran para warga, terutama Pantai Bali, Pantai Jilbab, dan Ujong Serangga di Kecamatan Susoh, Pantai Pasie Ujong dan Lhok Pawoh di Kecamatan Manggeng, serta Pantai Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee. Sedangkan lokasi wisata (bantaran aliran sungai yang ramai pengunjung, adalaht Bendungan Irigasi Kuta Tinggi dan aliran Krueng Beukah, Kecamatan Blangpidie, dan aliran Krueng Baru di Kecamatan Lembah Sabil, tepatnya di perbatasan Abdya dengan Aceh Selatan.

Kecuali itu, bantaran Krueng Babahrot dan aliran Krueng Seumanyam di perbatasan Abdya-Nagan Raya juga menjadi destinasi wisata masyarakat. Tak ketinggalan, pengunjung juga beramai-ramai mendatangi wisata kolam di pengunungan Desa Persiapan Cinta Makmur, Kecamatan Setia dan aliran Krueng Alue Sungai Pinang, Kecamatan Jeumpa.

Pada lokasi wisata itu, terutama di bantaran aliran sungai, pengunjung memasang tenda sebagai tempat berteduh sanak keluarganya. Selain mandi bersama anak-anak, mereka kemudian makan sepuas-puasnya dengan beragam menu makanan yang sudah dipersiapkan pada hari meugang, Sabtu (4/5).

“Pengunjung luar biasa ramai, semakin padat menjelang sore,” kata Ketua Tagana (Taruna Siaga Bencana) Abdya, Yasri Gusman ketika dihubungi Serambi, Minggu sore. Yasri menjelaskan, lokasi wisata itu dipadati pengunjung lantaran tradisi menyambut bulan Ramadhan tahun ini jatuh pada hari libur. “Untuk menghindari peristiwa tidak diharapkan, tidak kurang ada 20 anggota Tagana yang disiapkan, dibagi empat kelompok dengan tugas menjaga ketat pengujung yang mandi di laut dan sungai,” ujarnya. “Bila ada yang mandi terlalu ke tengah, maka segera kita panggil agar mendekat ke pantai,” papar Yasri Gusman yang memantau di Pantai Ujong Pasie, Manggeng.

Jaga syariat
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan WH Kabupaten Abdya, Riad SE bersama sekitar 30 anggotanya melakukan pengawasan pengunjung di lokasi wisata pantai, terutama di Pantai Bali, Pantai Jilbab, Ujong Serangga (Susoh), dan Pantai Lama Tuha (Kuala Batee). Anggota Satpol dan WH yang diturunkan ke pantai itu tidak berseragam alias berbaju sipil. “Bila ditemukan pengunjung yang kelihatan ‘nyeleneh’, maka segera kita tegur. Bahkan, bila ditemukan pelanggaran syariat, maka akan kita ditangkap,” tegas Riad yang mengaku berada di kawasan Pantai Bali.

Namun begitu, diakuinya, sampai Minggu sore, tidak ditemukan kasus pelanggaran syariat di lokasi wisata. “Kita harapkan, kondisi yang sudah baik dalam melaksanakan tradisi ini agar terus dijaga, dalam artian tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma agama Islam,” pungkasnya.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved