Harga Daging Meugang di Aceh Selatan Tembus Rp 200 Ribu per Kilogram

Sejumlah masyarakat di Aceh Selatan mengeluhkan tingginya harga daging meugang di kabupaten tersebut. Dimana harga daging pada meugang Ramadhan ..

Harga Daging Meugang di Aceh Selatan Tembus Rp 200 Ribu per Kilogram
SERAMBI/BUDI FATRIA
WARGA membeli daging meugang di Pasar Peunayong, Banda Aceh, Sabtu (4/5/2019). Hari meugang pertama, pedagang menjual daging lembu dan kerbau Rp 150.000 per kilogram. 

Harga Daging Meugang di Aceh Selatan Tembus Rp 200 Ribu per Kg

 

Laporan : Taufik Zass | Aceh Selatan

 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Sejumlah masyarakat di Aceh Selatan mengeluhkan tingginya harga daging meugang di kabupaten tersebut. Dimana harga daging pada meugang Ramadhan tahun ini tembus Rp 200 per kilogram.

Baca: Ini Perolehan Suara di Aceh Jaya Untuk Pemilihan DPR RI

Baca: Polisi Buru Pembunuh Sadis di Ulee Madon, Aceh Utara, Diduga Suami Ketiga Korban

Baca: Abdullah Puteh Semakin Menguat di Empat Besar Calon DPD RI, Sudah Kantongi 119.590 Suara

"Lonjakan harga daging pada meugang tahun ini sangat luar biasa, biasanya antara Rp 160 ribu - Rp 180 ribu per kilogram, namun pada meugang Ramadhan tahun ini tembus Rp 200 ribu per kilogram," kata Lukman, warga Samadua kepada Serambinewa.com, Selasa (7/5/2019).

Tak hanya Lukman, warga yang lain juga mengeluhkan tingginya harga daging pada Ramadhan tahun ini. Mereka berharap Pemkab Aceh Selatan bisa mencari solusi agar pada meugang Idul Fitri nantinya harga daging bisa normal.

"Ya, kita harap peran Pemerintah dalam menstabilkan harga daging Meugang, apakah dengan mensubsidi atau menekan pedagang agar tidak menjual diatas harga yang memberatkan," ungkap May Fendri.

Penekanan harga tersebut, lanjut May Fendri tentu jangan sampai pedagang ikut merugi, contohnya dengan cara menyesuaikan harga penjualan daging dengan daerah lain.

"Jika pedagang di Abdya bisa menjual dengan harga Rp 180 ribu per kilogram tentu disini juga harganya harus sama seperti di Abdya. Yang jangan sampailah harganya berbeda dengan daerah lain," pungkasnya.(*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved