Breaking News:

Hasil Rekap Terdapat Selisih Jumlah DPK di Banda Aceh

KIP Banda Aceh untuk sementara telah menyelesaikan membaca hasil rekapitulasi perolehan suara untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden (PPWP).

SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Komisioner KIP, dan Panwaslu Aceh Timur, Kapolres, dan Dandim 0104/Atim, serta Ketua dan saksi Parpol peserta Pemilu 2019, foto bersama usai rekap suara tingkat Kabupaten Aceh Timur, selesai, Sabtu sore (4/5/2019). 

Hasil Rekap Terdapat Selisih Jumlah DPK di Banda Aceh

Laporan Masrizal bin Zairi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - KIP Banda Aceh untuk sementara telah menyelesaikan membaca hasil rekapitulasi perolehan suara untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden (PPWP) dan partai politik (parpol) untuk DPR RI.

 

Baca: Rapat Pleno Rekapitulasi Provinsi Dikawal 230 Personel Gabungan

Baca: Pilkada Istanbul Diulang, Disebabkan Kandidat Oposisi Turki Menang Tipis

Baca: Diklaim Hanya Ada di Indonesia, Video Salat Tarawih Tercepat di Jawa Timur Viral di Sosmed

Pembacaan hasil rekapitulasi tingkat kota itu disampaikan dalam rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi di Gedung DPRA, Selasa (7/5/2019).

Hasil perolehan suara tersebut disampaikan oleh komisioner KIP Banda Aceh, Hasbullah Yunur.
Dalam kesempatan itu, Hasbullah menyampaikan terlebih dahulu jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) dan daftar pemilih khusus (DPK).

Berdasarkan data hasil penetapan KIP Banda Aceh, jumlah pengguna hak pilih di Banda Aceh sebanyak 123.847. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan hasil perolehan suara untuk capres-cawapres nomor urut 01 dan nomor urut 02, serta parpol untuk DPR RI.

Setelah menyampaikan hasil perolehan suara, kemudian KIP Aceh menanyakan apakah ada sanggahan atau tidak. Dari saksi capres-cawapres dan parpol tidak ada yabg interupsi.

Namun interupsi datang dari Panwaslih Aceh. Ketua Panwaslih Aceh, Faizah mempertanyakan adanya selisih jumlah DPK antara data PPWP dengan DPR RI.

"Terkait dengan jumlah DPK, kami melihat ada selisih untuk PPWP 10.698, dan DPR 10.635. Ada selisih 63," katanya.

Ketua KIP Banda Aceh, Indra Milwady kemudian menjelaskan bahwa ada kesilapan dalam pengisian data. Dia menyatakan, kesilapan itu kemungkinan besar terjadi pada KPPS.

"Memang inikan hasil yang dimulai dari KPPS dan PPK. Ini terjadi kesilapan pengisian kemungkinan besar di KPPS. Idealnya jumlah pemilih untuk semua pemilihan harusnya sama," katanya.

Kemudian Anggota Panwaslih Aceh, Nyak Arief Fadhillah Syah menimpali, seharusnya validasi data harus akurat. Dia mempertanyakan apakah KIP Banda Aceh tidak melakukan pembetulan pada saat rekapitulasi ditingkat kota.

"Atau pada waktu itu tidak diketahui dan baru diketahui hari ini. Angka yang benar yang mana dalam DPK?," ujar dia.

Terkait data selisih tersebut, KIP berupaya mencari solusi agar semua data singkron. Namun, untuk saat ini pemecahan masalah itu dipending sementara sampai hasil perolehan suara untuk untuk DPD, DPRA, dan DPRK selesai dibacakan. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved