Kemenlu Turki Nyatakan Pemilu Ulang di Istanbul Sesuai Undang-undang

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan bahwa keputusan untuk menjalankan kembali pemilihan lokal di Istanbul, diambil berdasarkan undang-undang

Kemenlu Turki Nyatakan Pemilu Ulang di Istanbul Sesuai Undang-undang
ANADOLU AGENCY/MUHAMMED ENES YILDIRIM
Ekrem Imamoglu, kandidat dari Partai Rakyat Republik (CHP) yang memenangi pemilihan Wali Kota Istanbul, Maret 2019, berbicara kepada massa terkait keputusan Dewan Pemilihan Tertinggi atau komisi pemilihan umum di Turki untuk mengulang Pilkada di Istanbul, Turki pada 6 Mei 2019. 

Kemenlu Turki Nyatakan Pemilu Ulang di Istanbul Sesuai Undang-undang

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan bahwa keputusan untuk menjalankan kembali pemilihan lokal di Istanbul, diambil berdasarkan undang-undang, sehingga semua orang harus menghormatinya.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Senin (6/5/2019) malam, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pemilihan lokal 31 Maret lalu diamati oleh delegasi dari Kongres Otoritas Lokal dan Regional Dewan Eropa, yang mengatakan mereka "terkesan dengan kemahiran" otoritas pemilihan tertinggi di Turki, yakni Supreme Electoral Council atau Dewan Pemilihan Tertinggi (YSK).

Pernyataan itu mengatakan, YSK telah menilai banding yang diajukan terkait pelaksanaan pilkada di beberapa provinsi dan kota.

Dalam putusannya, YSK yang menolak beberapa banding telah memutuskan untuk menjalankan kembali pemilihan di Istanbul.

"Semua orang harus menghormati keputusan ini yang diambil atas dasar hukum. Kami tidak menerima kritik bermotivasi politik oleh beberapa lawan bicara asing kami mengenai keputusan ini dan Dewan Pemilihan Tertinggi," katanya seperti dikutip Serambinews.com dari Kantor Berita Turki, Anadolu Agency.

Baca: Erdogan Kembali Undang Takdir Feriza ke Turki

Baca: Tampung Jutaan Pengungsi, Presiden Erdogan Sebut Eropa Hidup Tenteram dan Damai Berkat Turki

Pernyataan itu mengatakan Turki telah membuktikan kedewasaan demokratisnya.

"Keputusan Dewan Pemilihan Umum independen bertujuan memastikan manifestasi kehendak pemilih tanpa keraguan," tambahnya.

YSK pada hari Senin mengumumkan bahwa pemilihan umum di Istanbul akan diadakan pada tanggal 23 Juni.

Anggota dewan menerima keberatan Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa atas hasil pemilihan, dengan tujuh suara mendukung dan empat menentang.

Halaman
123
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved