Breaking News:

Puteh Jauhi Darjo

Posisi Abdullah Puteh masih dibayang-bayangi mantan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Hasanuddin Darjo MM

Editor: bakri
Puteh Jauhi Darjo
IST

* Perolehan Suara Sementara Calon DPD asal Aceh

BANDA ACEH - Posisi Abdullah Puteh masih dibayang-bayangi mantan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Hasanuddin Darjo MM, dalam perolehan suara sementara calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh hasil pemilu, 17 April lalu. Meski demikian, bisa dipastikan posisi Puteh di empat besar makin menguat. Pasalnya, perolehan suara mantan Gubernur Aceh periode 2000-2004 ini sudah menjauh dari Darjo.

Beberapa hari sebelumnya, posisi Abdullah Puteh (nomor urut 21) bisa dibilang belum aman, karena selisih suaranya dengan Hasanuddin Darjo (31) hanya 8.910 suara. Namun, jika merujuk pada data terbaru sumber akurat Serambi, hingga pukul 11.00 WIB kemarin, selisih suara keduanya makin besar yaitu 18.980 suara. Itu artinya, Abdullah Puteh yang sudah mengumpulkan 119.580 suara (5,35 persen) semakin menguat di posisi empat besar atau kursi terakhir untuk DPD RI dari Aceh. Sementara Hasanuddin Darjo sampai kini baru mendapat 100.600 suara (4,50 persen).

Dengan total suara masuk yang dihimpun dari sumber akurat Serambi hingga Senin (6/5) mencapai 2.524.516 atau sekitar 71.60 persen, hampir bisa dipastikan pemilik empat kursi DPD dari Aceh yang lolos ke Senayan. Mereka yang meraup suara terbanyak sementara yaitu calon nomor urut 42, Sudirman alias Haji Uma dengan raihan 877.331 suara atau 39,22 persen berada di urutan pertama. Disusul HM Fadhil Rahmi Lc (35) dengan torehan suara sementara 204.758 atau 9,15 persen.

Dua nama berikutnya adalah H Fachrul Razi MIP (36). Calon petahana ini sudah meraup 136.688 suara atau sebesar 6,11 persen. Sedangkan posisi empat ada calon dengan nomor urut 21 yaitu Abdullah Puteh dengan total suara sementara 119.590 atau 5,35 persen.

Dari data rekapitulasi perolehan sementara suara untuk calon DPD RI yang diperoleh Serambi, kemarin, suara yang diinput di hampir semua kabupaten/kota sudah di atas 50 persen. Bahkan, ada beberapa daerah yang suara masuknya sudah hampir 100 persen. Seperti Subulussalam 91,19 persen, Aceh Singkil 90,09 persen, Sabang 88,21 persen, Bener Meriah 88,18 persen, dan Aceh Besar 85,59 persen.

Ketua KIP Aceh, Syamsul Bahri, yang ditanyai Serambi, kemarin, mengatakan, pihaknya akan melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 untuk tingkat provinsi Aceh di ruang sidang utama gedung DPRA, Selasa (6/5) hari ini mulai pukul 09.00 WIB. “Ya, insya Allah besok (hari ini-red) kita akan gelar rekap di gedung DPRA. Proses rekapitulasi di tingkat provinsi akan berlangsung hingga 11 Mei. Jadi, dalam waktu lima hari ke depan kita merekap semua suara dari tingkat kabupaten/kota di Aceh,” ujarnya.

Mantan Ketua Panwaslih Aceh ini menambahkan, proses rekapitulasi akan dilakukan berjenjang mulai dari pemilihan presiden/wakil presiden, DPR RI, DPD RI, dan DPRA. Suara yang masuk akan dibacakan satu persatu oleh KIP kabupaten/kota se-Aceh yang disaksikan peserta pemilu, partai politik, saksi, Bawaslu, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

“Saat ini ada lima kabupaten/kota yang belum menuntaskan pleno di tingkat kabupaten yaitu Pidie, Aceh Besar, Aceh Selatan, Nagan Raya, dan Aceh Tenggara. Namun, kita tetap akan memulai terus rekap di provinsi karena sudah jadwalnya,” pungkas Syamsul Bahri.

Selain perolehan sementara suara untuk calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, suara untuk Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 di Aceh juga terus bertambah. Hingga kemarin, total suara untuk level DPR RI berdasarkan data yang sudah diinput sumber akurat Serambi mencapai 2.588.608 atau 73,42 persen. Demikian juga untuk level DPRA, suara masuk sudah mencapai 2.510.234 atau 71,20 persen.

Untuk DPR RI, Partai Demokrat masih unggul dengan perolehan sementara 378.899 suara atau setara 16,31 persen. Partai berlogo bintang mercy ini meraih 205.923 suara di dapil satu (16,46 persen) dan 172.976 suara (15,76 persen) di dapil dua. Posisi kedua ditempati Partai Gerindra yang sementara sudah meraih 347.887 suara atau 14,81 persen. Di dapil satu partai bentukan Prabowo Subianto ini meraup 142.798 suara (11,41 persen), sedangkan di dapil dua sudah mengantongi 205.089 suara atau 18,69 persen.

Pada posisi ketiga bertengger Partai Golkar dengan meraih suara sementara sebanyak 294.174 atau setara dengan 12,53 persen. Selanjutnya, ada Partai Amanat Nasional (PAN) yang sudah mengumpulkan 287.256 suara atau 12,23 persen. PAN meraih 207.773 suara di dapil satu dan 79.483 suara di dapil dua. Posisi PAN dibayang-bayangi oleh PPP yang sudah meraup 200.646 suara.

PKS ada di urutan selanjutnya yang sudah mengantongi 194.212 suara (8,27 persen) dengan mengumpulkan suara di dapil satu 93.400 (7,47 persen) dan 100,812 suara atau sekitar 9,19 persen di dapil dua. Kemudian, ada PKB yang sudah mengantongi 168.810 suara dari dua dapil. Di dapil satu, PKB meraup 86.305 suara atau 6,90 persen, sedangkan di dapil dua 82.505 suara atau 7,52 persen.

Sementara untuk DPRA, Partai Aceh (PA) masih memimpin dengan total sementara 496.557 suara. Partai yang menaungi eks kombatan GAM tersebut makin kokoh karena hampir di sepuluh daerah pemilihan (dapil) mereka menjadi partai yang paling banyak mendulang suara. Suara PA di level DPRA terbanyak untuk sementara disumbang oleh pemilih dari dapil V (Aceh Utara dan Lhokseumawe) dengan total 121.992 suara atau 33.17 persen.

Partai Demokrat bertengger pada posisi kedua peraih suara terbanyak sementara untuk DPRA. Partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono ini hingga sekarang sudah mengantongi 260.095 suara, disusul Partai Golkar pada posisi ketiga dengan raihan sementara 224.218 suara. Urutan selanjutnya ditempati Partai Gerindra dengan perolehan suara sementara 211.739 dan Partai Amanat Nasional sebesar 178.855 suara, serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan raihan sementara 134.590 suara.

Untuk diketahui, data yang disajikan Serambi ini adalah data akurat, namun perolehan tersebut bersifat sementara. Suara dari 23 kabupaten/kota masih terus diinput oleh sumber Serambi. Sedangkan hasil akhir yang resmi mengacu pada hasil pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.(dan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved