Wiranto Bentuk Tim Hukum Nasional untuk Mengkaji Ucapan, Tindakan hingga Pemikiran Tokoh Tertentu

Tim itu, menurut Wiranto, akan mengkaji ucapan atau tindakan serta pemikiran tokoh-tokoh tertentu yang berpotensi melanggar hukum.

Wiranto Bentuk Tim Hukum Nasional untuk Mengkaji Ucapan, Tindakan hingga Pemikiran Tokoh Tertentu
Dimas Jarot Bayu
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (1/11/2016). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Wiranto mengatakan pemerintah membentuk tim hukum nasional untuk mengkaji ucapan, tindakan hingga pemikiran tokoh-tokoh tertentu.

Tim itu, menurut Wiranto, akan mengkaji ucapan atau  tindakan serta pemikiran tokoh-tokoh tertentu yang berpotensi melanggar hukum.

Tim itu dibentuk setelah rapat terbatas tinfkat menteri antara Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkominfo Rudiantara, dan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (6/5/2019).

“Salah satu hasil rapat adalah membentuk tim hukum nasional untuk mengkaji ucapan, tindakan hingga pemikiran tokoh-tokoh tertentu yang diduga melanggar hukum,” ungkap Wiranto.

Wiranto menjelaskan bahwa tim hukum nasional nanti akan beranggotakan dari unsur pakar hukum tata negara hingga profesor dan doktor dari berbagai universitas.

Baca: Update Real Count KPU Pilpres 2019 Data di 7 Daerah Hampir 100%, Jokowi vs Prabowo Mana yang Unggul?

Baca: Teriak dan Lari Karena Mau Dibunuh, Anak Korban Lihat Adiknya Dibenkamkan Pelaku dalam Bak Mandi

Baca: Wiranto Sebut Ada Orang di Luar Negeri yang Menghasut Rakyat, BPN: Pernyataan Meresahkan

“Lengkap dari berbagai unsur, mereka juga sudah saya ajak berbicara bahwa tidak bisa dibiarkan rongrongan kepada negara yang sah ini,” tegasnya.

Mantan Panglima TNI itu menegaskan tindakan tegas harus diberikan kepada siapapun yang melayangkan ucapan dan pemikiran hingga melakukan tindakan yang melanggar hukum, tanpa membeda-bedakan.

“Siapapun dia, walaupun mantan tokoh (pejabat publik) tidak ada masalah, saat dia melanggar hukum akan kita tindak tegas,” imbuhnya.

Wiranto pun menjelaskan bahwa sikap tegas pemerintah itu bukan bentuk kediktatoran yang sering dihembuskan sejumlah pihak akhir-akhir ini.

Menurutnya penghembusan isu diktatorial itu untuk membuat pemerintah takut memutuskan sesuatu.

“Sedangkan pemerintah harus tegas supaya bulan Ramadan ini masyarakat merasakan aman dan damai dalam beribadah, saya sudah minta aparat keamanan tegas,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wiranto Bentuk Tim Hukum yang Tugasnya Mengkaji Ucapan dan Tindakan Tokoh Tertentu

Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved