Diundang Perdana Menteri Kamboja, Delegasi BKPRMI Aceh Buka Puasa Bersama Muslim Dunia

Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Aceh mengirimkan delegasi pada kegiatan 'Ramadhan Iftar Dinner Program of Islam in Cambodia'

Diundang Perdana Menteri Kamboja, Delegasi BKPRMI Aceh Buka Puasa Bersama Muslim Dunia
Dok. BKPRMI Aceh
Delegasi BKPRMI Aceh mengikuti 'Ramadhan Iftar Dinner Program of Islam in Cambodia' di Phnom Penh, Kamboja, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Aceh mengirimkan delegasi pada kegiatan 'Ramadhan Iftar Dinner Program of Islam in Cambodia' di Phnom Penh, Kamboja, Rabu (8/5/2019).

Delegasi itu terdiri atas lima orang yaitu Tuanku Muhammad, Teuku Irfan Sujana, Lukmanul Hakim Muhammad Yacob, Muliadi, dan Anas Hasbi Ali Basyah.

Mereka tergabung dengan delegasi BKPRMI pusat lainnya di bawah pimpinan Said Aldi Al-Idrus.

Ketua Umum BKPRMI Aceh Dr Mulia Rahman, dalam rilis yang diterima Serambinews.com, Rabu (8/5/2019) mengatakan, kegiatan iftar ini merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh Perdana Menteri Kamboja, Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen, dalam rangka menjalin hubungan keakraban dengan komunitas muslim di seluruh dunia.

“Kita berharap kepada delegasi BKPRMI Aceh hendaknya dapat memetik ilmu serta dapat memberikan wawasan kepada pemuda masjid di Aceh saat kembali nanti,” kata Mulia.

Sementara Tuanku Muhammad selaku Ketua Biro Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri BKPRMI Aceh mengatakan, kegiatan itu dihadiri 4.500 tamu dari berbagai komunitas, NGO, dan organisasi muslim dari berbagai negara dunia.

Baca: Peternakan Babi Berotot di Kamboja, Pecinta Hewan Sebut Praktik Itu Sangat Kejam dan Mengerikan

Baca: Berbagi Dengan Muslim Kamboja

Baca: Pesan Ramadhan dari Donald Trump Kejutkan Umat Muslim Dunia, Gedung Putih Siap Buka Puasa Bersama

“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa ada niat baik dari kerajaan dan pemerintahan Kamboja untuk terus menjaga hubungan yang baik dengan umat muslim. Meskipun penganut agama Islam minoritas di negeri ini,” timpalnya.

Menurut Tuanku, penduduk muslim di Kamboja masih banyak yang hidup dalam keadaan miskin jika dibandingkan dengan penduduk muslim di negara ASEAN lainnya.

Sehingga akhir-akhir ini, lanjutnya, ada banyak NGO Muslim yang datang ke Kamboja untuk mengantarkan bantuan bagi mereka yang tinggal di beberapa perkampungan muslim seperti Thom dan Cham.

Adapun acara yang berlangsung di Gedung Diamond Island Center itu juga dihadiri oleh Noria Abdulla Ali Al-Hamami selaku Director of Political Affair Organization of the Islamic Cooperation (OIC) atau yang lebih dikenal dengan OKI. Selain itu juga hadir Sudirman Haseng selaku Duta Besar Indonesia untuk Kamboja. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved