Dokter Ani Analisa Penyebab Meninggal KPPS dari Segi Medis, Adian: Jangan Ada Kesombongan Profesi!

Sebagai dokter spesialis syaraf, Dr Ani Hasibuan menyebut bahwa faktor kelelahan tidak bisa begitu saja menjadi penyebab kematian seseorang.

Youtube channel Indonesia Lawyers Club
Adian Napitupulu dan dokter Ani Hasibuan 

SERAMBINEWS.COM - Kematian 554 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS) nyatanya membuat dokter Ani Hasibuan memberikan analisanya dari segi medis.

Sebagai dokter spesialis syaraf, Dr Ani Hasibuan menyebut bahwa faktor kelelahan tidak bisa begitu saja menjadi penyebab kematian seseorang.

Dilansir dari tayangan Catatan Demokrasi Kita edisi Selasa (8/5/2019), Ani Hasibuan tampak memberikan analisanya terkait dengan beban kerja dari petugas KPPS.

Menurutnya, beban kerja yang diemban petugas KPPS tidak memiliki kelebihan yang berarti.

Baca: Dede Yusuf dan Rachel Bakal Kembali Jadi Anggota DPR RI, Keduanya Ingin Masuk ke Komisi X

Baca: Tiap Jelang Berbuka, Ada Kultum oleh Tokoh Top di Masjid Jamik Darussalam

"Saya melihat beban kerjanya KPPS. Itu beban kerjanya saya lihat tidak ada fisik yang sangat capek. Kan dia bergantian ada 7 orang. Ada aturan boleh bergantian," ungkap dokter Ani Hasibuan.

Karenanya, jika ada pernyataan yang menyebut bahwa ratusan petugas KPPS meninggal karena kelelahan menurut Ani Hasibuan adalah tidak tepat.

"Jadi kematian karena kelelahan saya belum pernah ketemu. Saya ini sudah 22 tahun jadi dokter belum pernah saya ketemu adalah penyebab kematian karena kelelahan," imbuh dokter Ani Hasibuan.

Namun, berbeda kasusnya ketika ada seseorang yang memiliki riwayat penyakit kronis lalu meninggal akibat kelelahan.

Baca: Paparkan Dugaan Berbagai Kecurangan ke Media Asing, Prabowo Disebut Ingin Ulang Skenario Venezuela

Sebab menurutnya, kelelahan itu bisa memicu penyakit kronisnya itu muncul.

"Kalau dia ada gangguan jantung di awal, oke. Kemudian fisiknya diforsir kemudian sakit jantungnya terpicu dia meninggal, karena jantungnya dong bukan karena kelelahan," kata Ani Hasibuan.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved