Menteri Susi Yakin Indonesia Bisa Jadi Produsen Ikan Terbesar di Dunia, Ini Syaratnya

"Saya percaya jika kita terus membenahi pencurian ikan ilegal dan ekspor tak tercatat, Indonesia bisa menjadi nomor 1!" cuit Susi (7/5/2019).

Menteri Susi Yakin Indonesia Bisa Jadi Produsen Ikan Terbesar di Dunia, Ini Syaratnya
M Fajar Marta/Kompas.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (M Fajar Marta/Kompas.com) 

SERAMBINEWS.COM - Aksi Menteri Kelautan dan Perikanan saat menenggelamkan 13 kapal asing ilegal di PUlau Datuk, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (4/5/2019) disambut gembira oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Menteri Susi sendiri terlihat memantau langsung aksi yang didokumentasikan dalam video berudrasi 1 menit dan diunggah di akun Twitter Susi.

Video tersebut disambut gembira sebab aksi Susi selama ini menenggelamkan kapal terbukti memiliki dampak positif bagi Indonesia.

Ya, dalam waktu 4,5 tahun menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Susi telah menenggalamkan 501 kapal pencuri ikan.

Baca: Polresta Banda Aceh Sita 48 Slop Rokok Ilegal dan Tangkap Tiga Pria

Baca: Kisah Keranda Jenazah Legendaris di Indonesia, Telah Ada Sejak 1929 dan Berbobot 100 Kg

 
Selain mempertahankan mata pencaharian para nelayan Indonesia, kebijakan penenggalaman kapal tersebut juga telah membuat Indonesia memiliki banyak ikan untuk diekspor.

Indonesia kini telah menjadi pengekspor tuna terbesar di dunia.

Todung Mulya Lubis, Duta Besar Indonesia untuk Norwegia mengatakan, komoditi hasil laut Indonesia akan semakin mendominasi pasar dunia.

Baca: SMAN Mosa dan Fatih Kirim 15 Siswa ke Olimpiade Sains Nasional 2019 di Manado

Ini karena Norwegia telah mengimpor beberapa produk ikan laut seperti barramundi, tuna, red snapper, makarel dan komoditi hasil laut lainnya seperti kepiting, udang, cumi-cumi, lobster serta rumput laut.

Kabar baik bagi Indonesia itu terungkap saat Todung Mulya Lubis berkujung ke perusahaan Importir Norwegia Sletten Norge AS (sektor seafood) dan Scanesia AS (produk makanan/minuman kemasan).

Baca: Terima Uang Rp 10 Juta Terkait Kasus Romahurmuziy, Menag Lukman Hakim Mengaku Sudah Lapor ke KPK


Meski sudah menjadi yang ekportir terbesar untuk beberapa jenis ikan laut, nyatanya Indonesia masih kalah oleh China sebagai produsen ikan laut terbesar di dunia.

Setidaknya hal ini juka merujuk pada data tahun 2016 yang diunggah sendiri oleh Menteri Susi melalui akun Twitter-miliknya.

Baca: Indonesia Jadi Presiden Dewan Keamanan PBB, Peserta Sidang Hingga Sekjen PBB Kompak Pakai Batik

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved