Breaking News:

Selama Ramadhan, Pasar Tani Distanbun Aceh Sediakan Aneka Pangan Segar, Hingga Sembako Harga Miring

Pasar Tani yang berlokasi di Kompleks Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Jalan T Panglima Nyak Makam, Lampieneung, Banda Aceh buka mula

Penulis: Nurul Hayati | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/NURUL HAYATI
Pengunjung memilih sayuran organik. 

Laporan Nurul Hayati I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pasar Tani edisi Ramadhan hadir empat kali dalam sepekan, yaitu setiap Rabu.

Adapun jadwal Pasar Tani khusus Ramadhan yaitu tanggal 8, 15, 22, dan 29 Mei 2019.

Hal ini sedikit berbeda dengan jadwal Pasar Tani hari biasa yaitu, dua kali dalam sepekan.

Pasar Tani yang berlokasi di Kompleks Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Jalan T Panglima Nyak Makam, Lampieneung, Banda Aceh buka mulai pukul 08.00-12.30 WIB.

Namun, saat Serambinews.com menyambanginya, Rabu (8/5/2019) sejak pukul 11.00 WIB lapak penjualan nyaris kosong.

"Untuk Ramadhan Pasar Tani hanya menjual sayur-sayur organik, sementara untuk bahan siap saji itu sore hari ada di stan Festival Ramadhan,Taman Budaya," ujar Kasi Pengolahan dan Pemasaran Tanaman Holtikultura Distanbun Aceh, Yuni Saputri STP kepada Serambinews.com.

Baca: Mengaku Takut Dibunuh dan Kabur ke Georgia, Dua Gadis Arab Saudi Kini Dapat Paspor dan Rumah Baru

Baca: Fakta-fakta Tentang Pembayaran THR untuk PNS, TNI, Polri dan Pensiunan, Termasuk Besaran THR

Baca: Seorang Ball Boy, Pahlawan Tersembunyi Liverpool Kalahkan Barcelona di Semifinal Liga Champions

Untuk sayur organik seperti bayam, sawi, pakcoi, serta beras merah memang lebih mahal dari sayuran dan beras biasa.

Sedangkan untuk nonorganik dijual hinga Ro 15.000 lebih murah dari harga pasar tradisional.

Sebut saja perbandingan harga bawang merah di Pasar Peunayong Rp 80 ribu per Kg dan Pasar Ulee Kareng Rp 90 ribu per Kg, sementara di Pasar Tani Anda cukup membayar Rp 75 ribu per Kg.

Di sini, Anda juga bisa menemukan bibit tanaman seperti pisang hingga bibit bunga.

"Kami juga bekerja sama dengan Bulog, tapi untuk edisi Ramadhan, jenis sembako yang ditawarkan digilir," imbuh Yuni.

Bulog menawarkan tepung, minyak goreng, dan beras dengan harga yang lebih miring dibandingkan harga di pasaran.

Sementara Dinas Peternakan menjual telur.

Untuk membeli sembako Bulog, pembeli harus mengambil kupon terlebih dulu dan sabar mengantre.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved