Breaking News:

Empat Hadir, Dua Sakit

Penyidik Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polres Aceh Utara, Rabu (8/5) meminta keterangan empat dari tujuh pria

Editor: bakri
Empat Hadir, Dua Sakit
IAN RIZKIAN MILYARDIN, Kapolres Aceh Utara

* Kasus Tindak Pidana Pemilu

LHOKSUKON – Penyidik Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polres Aceh Utara, Rabu (8/5) meminta keterangan empat dari tujuh pria yang menjadi tersangka dalam kasus tindak pidana pemilu di Desa Matang Ulim, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

Mereka adalah IA (24) warga Desa Pucok Alue, kecamatan setempat. Sedangkan tiga lagi, MN (34), MR (20) dan ZA 39), adalah warga Desa Matang Ulim. Dua tersangka tak bisa hadir karena sakit adalah MS (19) dan AM (21) warga Desa Matang Ulim. Sedangkan satu lagi tak hadir karena mangkir yakni MK (37).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, enam saksi terlibat pencoblosan lebih dari satu kali di TPS 97 Desa Matang Ulim pada saat pemilihan, Rabu (17/4). Mereka bisa melakukan pencoblosan lebih dari satu kali, karena mendapat suara dari panitia di lokasi tersebut. Kejadian itu, kemudian menjadi temuan Panwascam Baktiya.

“Dari tujuh tersangka yang kita panggil ke mapolres untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, hanya empat yang hadir. Sedangkan dua lagi sakit berdasarkan keterangan dari keuchik. Sedangkan satu lagi tak hadir tanpa kabar,” ungkap Kapores Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambi, Rabu (8/5).

Disebutkan, keempat tersangka saat dimintai keterangan mengaku mendapatkan surat suara yang belum digunakan dari KPPS di lokasi tersebut, setelah proses pencoblosan. Setelah istirahat, kemudian mencoblos surat suara. Masing-masing tersangka juga mengakui mendapatkan paket suara surat yang belum tercoblos bervariasi.

“Setelah menjalani pemeriksaan, kemudian mereka kita kembalikan keluarganya, karena mereka tidak ditahan dalam kasus ini,” katanya. Untuk proses lanjutan kasus tersebut, penyidik juga sudah melayangkan surat kepada tiga tersangka yang tak bisa hadir ke mapolres pada kesempatan pertama, Rabu (8/5).

Karena itu, ketiganya dijadwalkan akan dimintai keterangan hari ini, Kamis (9/5). Terhadap tersangka yang sudah dimintai keterangan, berkas akan segera dirampungkan untuk pelimpahan kepada jaksa, sehingga proses kasus tersebut segera rampung.

Pada sisi lain, Kasat Reskrim menyebutkan, karena proses kasus tindak pidana pemilu harus segera dirampungkan, pihaknya akan melayangkan surat pemanggilan kedua untuk tiga tersangka yang belum dimintai keterangan hari ini (kemarin red) untuk hadir besok (hari ini).

“Jika memang tak hadir pada panggilan kedua, pihaknya akan melayangkan surat pemanggilan ketiga,” katanya. Namun, jika pemanggilan ketiga tak hadir, pihaknya dapat langsung menjemput tersangka di manapun berada untuk dibawa ke mapolres guna dimintai keterangan.(jaf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved