Haji Uma Disambut Isak Tangis Haru Saat Temui Warga Aceh Korban Boat Tenggelam di Kepulauan Riau

"Alhamdulillah, saya telah bertemu saudara kita dari Aceh yang selamat dari musibah tenggelam boat diperairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau

Haji Uma Disambut Isak Tangis Haru Saat Temui Warga Aceh Korban Boat Tenggelam di Kepulauan Riau
FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma Kamis (9/5/2019) berangkat ke Batam menemui para warga Aceh yang menjadi korban tenggelamnya boat penumpang dari Malaysia yang hendak menuju ke Teluk Mata Ikan, Nongsa Batam 

Haji Uma Temui Warga Aceh Korban Boat Tenggelam di Kepulauan Riau

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma Kamis (9/5/2019) berangkat ke Batam menemui para warga Aceh yang menjadi korban tenggelamnya boat penumpang dari Malaysia yang hendak menuju ke Teluk Mata Ikan, Nongsa Batam.

Boat tersebut tenggelam pada Minggu (5/5/2019) lalu, sekitar pukul 21.00 WIB.

Setibanya di Batam, Haji Uma langsung menuju kantor Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) - Batam dan bertemu dengan pihak P4TKI-Batam serta warga Aceh korban selamat yang pada saat ini ditampung disana.

Baca: Akibat Ulah PLN, Sebagian Besar Masyarakat Krueng Sabee Berbuka dalam Gelap

"Alhamdulillah, saya telah bertemu saudara kita dari Aceh yang selamat dari musibah tenggelam boat diperairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. Saat ini para korban selamat ditampung di Kantor P4TKI Batam", ujar Haji Uma.

Menurut Haji Uma, setibanya di sana, dirinya langsung disambut tangis haru para warga Aceh, korban selamat.

Kepada Haji Uma, mereka bercerita terkait kronolologis kejadian dan kisah terombang ambing di lautan selama dua hari dua malam, sebelum akhirnya tenggelam.

Baca: Update Real Count KPU Pilpres 2019 Kamis 9 Mei, Prabowo Sudah Capai 49 Juta Suara

"Dari keterangan mereka, boat yang ditumpangi mengalami kebocoran dan masuk air hingga tenggelam. Sebenarnya mereka ditipu oleh agen kapal juga, karena dengan membayar 1300 RM harusnya mendapat tumpangan kapal besar. Tapi kenyataannya mereka diangkut dengan boat kecil berkapasitas 10 penumpang", ungkap Haji Uma.

Terkait adanya satu orang yang meninggal dan telah dikebumikan di Pulau Bintan.

Halaman
12
Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved