Citizen Reporter

Menyambut Bulan Puasa di Musim Panas

TAK terasa hampir setengah tahun saya berada di Mesir dan kini telah sampai pada saat yang paling ditunggu-tunggu

Menyambut Bulan Puasa di Musim Panas
IST
ZIA URRAHMAN, alumnus Dayah Insan Qurani, Mahasiswa Markaz Lughah Syeikh Zaid, Nashr City, melaporkan dari Kairo, Mesir

OLEH ZIA URRAHMAN, alumnus Dayah Insan Qurani, Mahasiswa Markaz Lughah Syeikh Zaid, Nashr City, melaporkan dari Kairo, Mesir

TAK terasa hampir setengah tahun saya berada di Mesir dan kini telah sampai pada saat yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap umat Islam di seluruh dunia, khususnya kami yang sedang menimba ilmu di Mesir, yaitu datangnya bulan suci Ramadhan.

Pada bulan ini ribuan lentera ditebar di seluruh pelosok negeri ini. Selain itu, ada juga bingkisan musaadah (bantuan) yang menjadi incaran para masisir (mahasiswa Indonesia Mesir). Ini biasanya diberikan oleh para dermawan Mesir. Contohnya yang terkenal di sini adalah musaadah Baba Ragab (seorang pemilik supermarket di Mesir) yang rutin memberikan bantuan kepada masisir dari dulu hingga sekarang.

Penerima bantuan dari orang sekaya Baba Ragab adalah hal yang wajar bagi kami para mahasiswa yang hidup seadanya di perantauan. Musaadah ini merupakan suatu anugerah bagi kami.

Walaupun Ramadhan kali ini jatuh pada musim panas, tapi tak membuat semangat kami hangus dibakar panasnya matahari. Buktinya, kami semua para penuntut ilmu dari Indonesia, khususnya dari Aceh, tetap semangat meskipun harus menahan lapar dari pukul 03.30 sampai pukul 18.35 setiap harinya.

Benar kata orang bahwa berpuasa di musim panas itu tidak hanya ujian untuk menahan diri dari lapar dan dahaga, akan tetapi juga menahan diri dari berkurangnya iman di hati. Ini semua karena pada musim panas, waktu siangnya lebih panjang dibandingkan waktu malamnya. Kami pun harus berpuasa selama lebih kurang 15 jam. Tapi tidak mengurungkan tekad kami untuk tetap ikut shalat Tarawih dan Witir setiap malam Ramadhan yang dilanjutkan dengan tadarus Alquran. Inilah sekilas kisah singkat kami yang berpuasa di musim panas di tanah rantau, Mesir.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved