Sidang Kasus Penyebaran Video Ma’ruf Amin Berpakaian Siterklas, Terdakwa Dituntut 10 Bulan Penjara

JPU menuntut terdakwa berupa kurungan 10 bulan penjara yang dipotong masa hukuman yang sudah dijalani, serta membayar biaya perkara sebesar Rp 2 ribu

Sidang Kasus Penyebaran Video Ma’ruf Amin Berpakaian Siterklas, Terdakwa Dituntut 10 Bulan Penjara
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
JPU membacakan tuntutan Safwan, terdakwa penyebar video Calon Wakil Presiden (Cawepres) 01, Ma’ruf Amin yang mengucapkan selamat natal dan menggunakan pakaian mirip sinterklas, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Kamis (9/5/2019). Safwan dituntut 10 tahun penjara. 

Sidang Kasus Penyebaran Video Ma’ruf Amin Berpakaian Siterklas, Terdakwa Dituntut 10 Bulan Penjara

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Safwan, terdakwa penyebar video Calon Wakil Presiden (Cawepres) 01, Ma’ruf Amin yang mengucapkan selamat natal dan menggunakan pakaian mirip sinterklas, dituntut hukuman 10 bulan penjara.

Tuntutan itu dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Al Muhajir, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Kamis (9/5/2019).

Sidang yang dipimpin hakim ketua Azhari, bersama hakim anggota Sulaiman dan Kasim, dimulai sekitar pukul 11.30 WIB.

Hakim langsung meminta JPU, Al Muhajir, membacakan tuntutannya.

Al Muhajir menguraikan, berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, maka terdakwa dinilai terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam dakwaan alternatif  kedua, yakni melanggar pasal 45 A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 atas perubahan UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan trnasaksi elektronik (ITE).

Karenanya, JPU menuntut terdakwa berupa kurungan 10 bulan penjara yang dipotong masa hukuman yang sudah dijalani, serta membayar biaya perkara sebesar Rp 2 ribu.

Setelah JPU membacakan tuntutan, hakim langsung menutup persidangan.

Sidang akan dilanjutkan kembali pada Senin (13/5/2019) dengan agenda pembacaan pledoi dari kuasa hukum terdakwa.

Baca: 14 Kursi PA Hilang

Baca: Hasil Ijtima Ulama 3 Minta Jokowi-Maruf Didiskualifikasi, Ini Alasannya Hingga Tanggapan TKN

Baca: Penyebar Video Sinterklas KH Maruf Amin Dibekuk, Polda Aceh Minta Pembuatnya Menyerah atau Diburu

Sebagaimana diketahui,  dalam dakwaan JPU pada persidangan pertama, dijelaskan, terdakwa pada 24 Desember 2018, mengdownload video dari sebuah akun facebook tentang sosok Ma’ruf Amin mengucapkan selamat natal, serta menggunakan baju/atribut pelaksanaan natal menyerupai Sinterklas.

Selanjutnya, video berdurasi 13 detik tersebut diedit dan digabungkan dengan video ceramah Habib Assegaf tentang larangan mengucapkan selamat natal oleh orang muslim.

Lalu, video yang sudah digabungkan tersebut diupload oleh terdakwa ke akun youtube atas nama DS Youtube, dengan judul, “Ma’aruf Amin Resmi Menjual Imam Demi Jabatan”.

Pada 26 Desember 2019, terdakwa ditangkap tim Polres Lhokseumawe, untuk proses hukum lanjutan.(*)

Baca: Jaksa Hadirkan Tiga Saksi Penyebar Video Ma’ruf Amin Berpakaian Mirip Sinterklas

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved