Breaking News:

Berkat Temuan Minyak, Negara Termiskin Kedua di Amerika Selatan ini Bakal Jadi yang Terkaya di Dunia

Pernyataan itu terlihat terlalu ambisius, tetapi dengan penduduk hanya 750.000 jiwa, kekayaan Guyana pasti meroket jika dihitung pendapatan per kapita

AFP
ILUSTRASI pengeboran minyak bumi lepas pantai. 

Tak hanya itu, Elena menambahkan, di tahap awal industri minyak Guyana sudah mengambil para lulusan fakultas teknik dari jurusan lain untuk dipekerjakan.

"Dua tahun lalu 10 lulusan diberi pekerjaan. Tahun lalu, perusahaan yang sama meminta 20 orang," kata Elena.

Ironisme lain dari "oil boom" ini terlihat di Sophia, salah satu permukiman termiskin di Georgetown, ibu kota Guyana.

Baca: 80 Persen Kopi Gayo dari Koperasi Baburrayan Aceh Tengah Dijual ke Starbucks

Baca: Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Dugaan Makarnya, Eggi Sudjana: Ini Oknum yang Memberi Order

Ilustrasi produksi minyak (Thinkstockphotos)
Ilustrasi produksi minyak (Thinkstockphotos) (Thinkstockphotos)

Sebagian warga tinggal di rumah ala kadarnya buatan sendiri dan belum lama bisa menikmati listrik serta air bersih.

"Sejujurnya, penduduk komunitas ini hampir mencapai 10 persen warga kota.

Namun, tak sampai 10 persen sumber daya kota sampai di sini," kata Colin Marks, tokoh masyarakat setempat.

Keterangan Colin ini menunjukkan betapa skeptisnya warga Guyana terhadap keuntungan dari industri minyak.

"Sebagian besar warga amat sensitif soal ini. Sebab, lebih banyak dampak negatifnya ketimbang keuntungannya bagi Guyana," ujar Colin.

"Dan ini sudah terjadi di level politik. Kita semua mendengar apa yang terjadi di Guinea, Nigeria, atau tetangga kami, Venezuela. Jadi masyarakat amat sensitif," kata dia.

"Di masyarakat akar rumput, rakyat hanya ingin tahu jika minyak menghasilkan uang, rakyat ingin mendapat bagian. Kami ingin menikmati keuntungan dari minyak," Colin menegaskan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Temukan Minyak, Negeri Ini Bakal Menjadi yang Terkaya di Dunia"

Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved