Ketika Anak-anak Gaza Berbaris Menerima Paket Berbuka Puasa dari Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Senyum anak-anak Palestina menjadi bukti nyata ACT terus membersamai warga Palestina di tengah kecamuk perang di bulan Ramadhan ini.

Ketika Anak-anak Gaza Berbaris Menerima Paket Berbuka Puasa dari Aksi Cepat Tanggap (ACT)
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membagi-bagikan iftar untuk anak-anak di Gaza, Palestina, Senin (6/5/2019). 

Ketika Anak-anak Gaza Berbaris Menerima Paket Berbuka Puasa dari Aksi Cepat Tanggap (ACT)

SERAMBINEWS.COM, GAZA - Sejak hari pertama Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berupaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Palestina hingga akhir Ramadhan.

Senin (6/5/2019) lalu, puluhan anak di lapangan Johr Al Deek, wilayah Gaza Tengah berkumpul dan berbaris tertib, menerima paket iftar Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Senyum anak-anak Palestina menjadi bukti nyata ACT terus membersamai warga Palestina di tengah kecamuk perang di bulan Ramadhan ini.

500 paket iftar pun telah didistribusikan kepada 500 warga yang tersebar di sekitar Gaza, yakni di Al Amreekiya dan Al Qarya Al Badawiya.

Pasca serangan yang didaratkan Israel ke Palestina dua malam sebelum Ramadhan, kondisi Ramadhan terasa tidak bersahabat.

Walau kondisi terasa tidak bersahabat, Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) - ACT mengatakan, selama Ramadan akan ada paket makanan siap santap yang dibagikan setiap sahur dan berbuka puasa.

 “Paket iftar ini kami distribusikan langsung dari Dapur Umum Indonesia di Gaza. Insya Allah ACT akan terus melakukan rangkaian distribusi iftar bersamaan dengan distribusi paket sahur selama Ramadhan ini di Gaza. Penerima manfaat dari pembagian iftar kali ini adalah masyarakat prasejahtera yang tinggal di Gaza,” ujarnya. 

Baca: Gaza Dibombardir Israel, ACT Optimalkan Bantuan ke Palestina

Baca: Aksi Cepat Tanggap (ACT) Gelar Program Ramadhan di Palestina, Usung Tema “Marhaban Ya Dermawan”

Paket-paket yang diberikan pada awal Ramadhan itu terdiri dari nasi dan ayam, serta beberapa makanan lain untuk menunjang nutrisi mereka, seperti buah dan jus.

“Ramadhan ini menjadi Ramadhan yang berat buat warga Palestina, khususnya di Gaza. Serangan dari Israel memang seolah tidak mengambil jeda, bahkan ketika bulan suci tiba. Dua malam menjelang bulan Ramadan, Israel menjatuhkan serangan udara di tiga belas titik di Gaza. Selain menyasar penduduk yang sangat membutuhkan, kami juga memberikan sajian sahur ini untuk para lansia di sebuah rumah jompo di Gaza,” tambah Faradiba.

Al Jazeera mencatat 26 korban jiwa dalam serangan tersebut, diperkirakan dua orang dari 26 korban jiwa itu merupakan anak-anak yang masih berusia balita.

Sementara dilaporkan juga oleh Antara, sebanyak 177 orang luka, dan 135 rumah rusak akibat dari serangan lalu.(*)

Baca: Gaza di Ambang Bencana Kemanusiaan, Satu Juta Warga Palestina Terancam Kelaparan

Baca: Harian Israel Bocorkan Dokumen Deal of Century, Berisi Cikal Bakal Negara Palestina Baru

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved