Pembunuhan Pemuda Aceh Utara di Bener Meriah Terungkap Lewat HP, Ini Kata Polisi dan Tersangka

Polisi mengecek kembali komunikasi yang terjadi. Misalnya, siapa yang pernah dihubungi korban, dan siapa yang menghubungi korban.

Pembunuhan Pemuda Aceh Utara di Bener Meriah Terungkap Lewat HP, Ini Kata Polisi dan Tersangka
SERAMBINEWS.COM/MUSLIM ARSANI
Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Wijaya Yudi memperlihatkan barang bukti pembunuhan warga Aceh Utara di Bener Meriah, saat menggelar konfrensi pers di Mapolres setempat, Jumat (10/5/2019). 

Pembunuhan Pemuda Aceh Utara di Bener Meriah Terungkap Lewat HP, Ini Kata Polisi dan Pengakuan Tersangka

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS. COM, REDELONG - Setelah lima hari melakukan penyelidikan, aparat Polres Bener Meriah berhasil menangkap pelaku pembunuhan pemuda Aceh Utara yang dibuang ke parit di Kampung Weh Due, Kecamatan Permata, Rabu (1/5/2019).

Polisi berhasil mengungkap kasus ini berdasarkan informasi yang didapatkan dari HP korban, M Ali, yang ditemukan di sekitar lokasi.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli, melalui Kasat Reskrim, Iptu Wijaya Yudi, ketika menggelar konfrensi pers, Jumat (10/5/2019) mengatakan pengungkapan kasus itu berawal dari alat komunikasi korban.

Dari HP korban, polisi mengecek kembali komunikasi yang terjadi. Misalnya, siapa yang pernah dihubungi korban, dan siapa yang menghubungi korban.

"Kita lihat dari riwayat komunikasi, baik pelaku kepada korban dan korban kepada pelaku. Setelah kita cek hari Selasa (30/4/2019) dari pukul 13.00-22.00 WIB berulang-ulang pelaku dan korban saling komunikasi," kata Kapolres.

Baca: BREAKING NEWS: Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan yang Mayat Korbannya Dibuang ke Parit di Bener Meriah

Dari alat komunikasi itu, lanjutnya, polisi melakukan pengembangan dan mengarah kepada Muksalmina (22), yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Muksalmina (22) ditangkap Minggu (5/5/2019)  di Kampung Meunasah Barat, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, di rumah orang tua tersangka.

"Jadi pada sehari sebelum aksi pembunuhan, mereka berdua saling komunikasi. Dan pukul 22.45 WIB, Selasa (30/4/2019) mereka menuju Bener Meriah, dan pelaku pun mencari tempat sepi," ujar Kasat Reskrim ini.

Halaman
123
Penulis: Muslim Arsani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved