PTPN I Tolak Temui Pemuda Langsa

Pertemuan dengan sejumlah organisasi kepemudaan Kota Langsa dengan Direktur PTPN 1 Langsa gagal

PTPN I Tolak Temui Pemuda Langsa
SERAMBI/ZUBIR
PEMUDA perwakilan atau pengurus Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Masyarakat (Ormas), serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kamis (9/5) pagi mendatangi Kantor Direksi PTPN I Langsa 

* Perusahaan Diliputi Kekhawatiran

LANGSA - Pertemuan dengan sejumlah organisasi kepemudaan Kota Langsa dengan Direktur PTPN 1 Langsa gagal, setelah pihak perusahaan menolak. Pihak perushaaan dinilai diliputi kekhawatiran jika pertemuan jadi dilaksanakan, karena selain jumlah banyak, juga akan melebar ke persoalan lain.

Awalnya, rencana pertemuan antara pihak PTPN I Langsa dengan pemuda yang terhimpun dalam OKP, Ormas, dan LSM pada Jumat (10/5) sore di Sekretariat Pemko Langsa kembali gagal atau juga dibatalkan oleh pihak perusahaan.

Para perwakilan pemuda yang telah menunggu sejak pukul 14.00 WIB di aula Setdakot, tampak kecewa dan akhirnya memilih membubarkan diri sekitar pukul 15.30 WIB. Sehari sebelumnya, pada Kamis (9/5) puluhan pemuda, perwakilan atau pengurus OKP dan Ormas, serta LSM, mendatangi Kantor Direksi PTPN I Langsa.

Mereka yang ingin menemui Direktur PTPN I Langsa sempat baku hantam dengan security atau petugas keamanan, tetapi berhasil dilerai oleh polisi. Para pemuda yang menunggu dari pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB, belum juga berhasil menemui sang direktur, yang dikatakan sedang rapat, tetapi tak selesa-selesai rapatnya.

Hal itu membuat kondisi semakin memanas, ketika seorang pegawai PTPN I diduga dengan sengaja melabrak seorang anggota KNPI Langsa, sehingga menyulut emosi anggota Ormas dan OKP lainnya. Bentrok fisik tak terelakkan antara pihak security dan anggota Ormas, OKP, LSM, namun aksi ini berhasil diredam aparat kepolisian yang berada di lokasi.

Perwakilan Polres Langsa, Kabag Ops yang memediasi berhasil membujuk para pemuda dengan mengatakan pihak PTPN I siap bertemu dengan para pemuda di Sekretariat Pemko Langsa. Namun setelah menunggu hingga pukul 16.00 WIB di sekretariat Pemko Kamis (9/5), para perwakilan PTPN I yang awalnya mengadakan pertemuan dengan Pemko Langsa, tak jadi menemui pemuda dan memilih langsung meninggalkan Sekretariat.

Dalam pertemuan Jumat (10/5) itu, ada 3 perwakilan dari PTPN I yakni Kabag SDM dan Umum, Yantri Bakti Putra, Direktur Komersil, Faisal Ahmad, dan Direktur Operasi, Desmanto. Namun direksi PTPN I Langsa itu hanya bersedia bertemu dengan 5 perwakilan pemuda saja dan tidak semua pemuda.

Alasan pihak Direksi PTPN, jika pertemuan ramai, nanti ditakutkan persoalan yang dibahas melebar atau bisa saja dipelintirkan. Permintaan pihak Direksi PTPN I ditolak mentah-mentah olah para pemuda dengan tetap seperti perjanjian awal dan jika mau bertemu dan berdiskusi, maka harus bersama-sama bukan dengan perwakilan.

Karena tak ada kesepakatan, akhirnya 3 perwakilan PTPN I Langsa kembali ke Kantor PTPN I, begitu juga para pemuda yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang juga juga membubarkan diri dengan kecewa.

Ketua KNPI Langsa, Muktar menjelaskan rencana pertemuan antara pemuda dan PTPN I di Sekretariat Pemko, diminta oleh pihak PTPN I. Namun, teman-teman lain sangat kecewa, tiba-tiba pertemuan ini dibatalkan, pasalnya, puluhan pemuda dari berbagai OKP, LSM, dan Ormas telah lama menunggu di aula Setdakot.

“Perwakilan PTPN I meminta kepada kita, pertemuan diwakili 5 orang, dan teman-teman tak setuju dan dan saya pikir itu juga tak masuk akal, berarti mereka tak ada itikad bertemu,” ujarnya. Padahal kita menjamin, pertemuan ini hanya sebatas meminta penjelasan terkait persoalan aksi demonstrasi karyawan PTPN, termasuk proses ganti-rugi lahan HGU PTPN yang dimanfaatkan untuk pengembangan RTH Hutan Kota oleh Pemko Langsa.

“Alasan pihak PTPN I jika pertemuan ramai pemudanya, ditakutkan persoalan ini dipelintirkan. Saya kira alasan itu tidak logis, padahal kami juga menjamin pertemuan berjalan tertib, tetapi tetap mereka tak mau,” ujarnya.

Intinya pemuda sudah sangat kecewa dengan pihak PTPN I Langsa, dan mereka menilai PTPN telah mempermainkan para pemuda. Kemungkinan pada Senin (13/5), sejumlah organisasi kepemudaan akan melakukan aksi besar-besaran ke Kantor Direksi PTPN I.

“Kemarin kita dijanjikan bertemu, setelah kita tunggu mereka juga membatalkannya, dan saat ini juga kejadian sama, mereka sepertinya memang enggan bertemu,” imbuh Muktar.(zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved