Unsyiah Klarifikasi Polemik Asrama Putri UIN Ar-Raniry

Sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN itu dijelaskan batas-batas kepemilikan lahan Unsyiah, dan Asrama Putri UIN Ar-Raniry masuk lingkungan Unsyiah

Unsyiah Klarifikasi Polemik Asrama Putri UIN Ar-Raniry
KOLASE SERAMBINEWS.COM/IST
Kepala Humas Unsyiah Chairil Munawir, menyampaikan klarifikasi terkait surat Rektor Unsyiah kepada Pengelola Asrama Putri UIN Ar-Raniry. 

Unsyiah Klarifikasi Polemik Asrama Putri UIN Ar-Raniry

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Humas Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Chairil Munawir MT SE MM, mengklarifikasi polemik yang beberapa hari ini beredar melalui media sosial di Aceh.

Polemik ini terkait dengan beredarnya surat pemberitahuan kepada Pengelola Asrama Putri UIN Ar Raniry untuk mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu gedung tersebut digunakan untuk pengembangan pusat penelitian kebencanaan (TDMRC) dan pusat pengembangan atsiri yang akan menjadi Science Technology Park (STP).

Chairil menjelaskan bahwa imbauan ini pada prinsipnya mengacu pada Sertifikat Hak Pakai Nomor: 01.01.04.12.4.00001 Kelurahan Kopelma Darussalam Kecamatan Syiah Kuala pada tanggal 14 Desember 1992.

Dalam sertifikat itu disebutkan Unsyiah menempati lahan seluas 1.324.300 M2. Sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) itu juga dijelaskan batas-batas kepemilikan lahan Unsyiah, dan Asrama Putri UIN Ar-Raniry masuk dalam lingkungan Unsyiah.

Hal ini kemudian menjadi temuan tim auditor.

Mereka mempertanyakan mengapa ada bangunan lain di lingkungan Unsyiah.

Selain Asrama Putri UIN Ar-Raniry, tim auditor juga menemukan beberapa bangunan lainnya.

"Temuan ini menjadi perhatian khusus bagi Unsyiah dan kami berusaha meluruskan pekara ini agar tidak menjadi masalah baru di kemudian hari," ujar Chairil melalui siaran pers kepada Serambinews.com, Sabtu (11/5/2019).

Selain asrama tersebut, ia menyebutkan ada beberapa pengelola bangunan lain yang juga mendapatkan surat imbauan.

Halaman
123
Penulis: Safriadi Syahbuddin
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved