Ramadhan 1440 H

Dinkes Lhokseumawe Periksa Penganan Berbuka Puasa, Termasuk Pedagang Mi yang Pernah Pakai Boraks

Petugas juga memeriksa mi yang dijual empat produsen dan pedagang kerupuk tempe di Batuphat yang sebelumnya ditemukan mengandung borak.

Dinkes Lhokseumawe Periksa Penganan Berbuka Puasa, Termasuk Pedagang Mi yang Pernah Pakai Boraks
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe memeriksa kandungan minuman yang dijual seorang pedagang penangan berbuka puasa, Minggu (12/5/2019). 

Dinkes Lhokseumawe Periksa Penganan Berbuka Puasa, Termasuk Mi dan Kerupuk Tempe, Sejauh Ini Aman

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe, ‎sejak Kamis (9/5/2019) hingga Minggu (12/5/2019) sore tadi, terus memeriksa berbagai penganan berbuka puasa yang dijual pedagang di sejumlah lokasi.

Dinkes juga memeriksa produsen mi dan pedagang kerupuk tempe.

Kadis Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar, menyebutkan, pemeriksaan penganan berbuka puasa kali ini, sesuai instruksi wali kota Lhokseumawe dalam upaya menjaga makanan dan minuman yang dijual pedagang dalam kondisi sehat untuk dikonsumsi.

Kegiatan tersebut juga merupakan agenda rutin dari Dinkes Lhokseumawe.

"Sudah kita lakukan pemeriksaan di Pajak Batuphat, Pajak Inpres, dan Jalan Sukaramai. Alhamdulillah semua penganan berbuka yang dijual tidak ditemukan zat berbahaya seperti boraks dan lainnya," ujar dr Said.

Baca: 5 Keutamaan Besar Memberi Makanan Buka Puasa di Bulan Ramadhan

Baca: Jadi yang Tertinggi di Dunia, Burj Khalifa Dubai Punya 3 Waktu Buka Puasa dalam Satu Gedung

Baca: VIDEO - Kebakaran Jelang Berbuka Puasa Hanguskan 2 Rumah dan 50 Karung Padi

Disebutkan juga, pada kesempatan yang sama petugas juga memeriksa mi yang dijual oleh empat produsen dan pedagang kerupuk tempe di pajak Batuphat Lhokseumawe.

Pemeriksaan ini dilakukan sehubungan sekitar tiga bulan lalu, di tempat produsen mi dan pedagang kerupuk tempe tersebut ditemukan kandungan boraks.

"Tapi hasil pemeriksaan lanjutan ternyata mi dan kerupuk tempe sudah tidak mengandung boraks lagi. Ini membuktikan kalau proses pembinaan yang kita lakukan terhadap pedagang tersebut berjalan dengan baik," pungkasnya.(*)

Baca: Dua Pemain Muslim Ajax Tetap Berpuasa saat Lawan Tottenham, Keduanya Berbuka di Tengah Pertandingan

Baca: Kekurangan Cairan saat Puasa Bisa Sebabkan Kulit Kering, Ini 7 Tips Agar Kulit Terlihat Selalu Sehat

Baca: Bazar Festival Ramadhan 2019 Diperpanjang Hingga 26 Mei

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved