Tas Dokter Wanita di Bireuen Ditarik Penjambret, Korban Terjatuh dan Diboyong ke Rumah Sakit

Karena curiga korban memperlambat laju sepmornya dan kemudian pelaku langsung mencoba merampas tas milik korban

Tas Dokter Wanita di Bireuen Ditarik Penjambret, Korban Terjatuh dan Diboyong ke Rumah Sakit
FOR SERAMBINEWS.COM
Korban jambret seorang PNS dokter umum bernama Syarifah Maisura bin Said Usman (28) dalam perawatan di RS Jeumpa Hospital, dan lokasi penjambretan di kawasan Desa Paya Bilang, Jangka, Bireuen, Sabtu (11/5/2019). 

Tas Dokter Wanita di Bireuen Ditarik Penjambret, Korban Terjatuh dan Diboyong ke Rumah Sakit

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Seorang PNS dokter umum bernama Syarifah Maisura bin Said Usman (28),  dijambret sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (11/05/2019).

Warga Desa Bugak Krueng Kecamatan Jangka, Bireuen dijambret oleh dua orang pelaku menggunakan sepeda motor.

Kejadian dijambretnya bu dokter terjadi saat sedang pulang dinas di ruas jalan umum atau jalan utama Jangka di kawasan Desa Paya Bieng, Jangka.

Baca: Tagar #HastoMemfitnahRakyatAceh Jadi Trending Topic di Twitter

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Jangka, Ipda Syahrizal kepada Serambinews.com, Minggu (12/05/2019) mengatakan, adapun Kronologis kejadian ketika korban mengendarai sepmor sendirian dari Bireuen menuju rumahnya di Desa Bugak Krueng, Jangka.

Dalam perjalanan pulang ketika melintasi jalan raya Jangka kawasan Desa Paya Bieng Jangka tiba-tiba korban merasa ada orang yang mengikuti korban dari belakang.

Karena curiga korban memperlambat laju sepmornya dan kemudian pelaku langsung mencoba merampas tas milik korban.

Baca: Penangkapan Diwarnai Letusan Senjata, Pria Asal Aceh Utara Ini Kabur ke Sawah

Aksi pelaku merampas tas tidak berhasil yang menyebabkan korban hilang keseimbangan sehingga terjatuh di selokan pinggir jalan.

Saat korban terjatuh tersangka yang menggunakan sepeda motor Vario warna putih seketika melarikan diri.

Kapolsek Jangka menambahkan, lokasi upaya jambret tersebut dalam kondisi sepi dan gelap tidak ada penerangan lampu jalan.

Baca: Diduga Cabuli Dua Anak Kandung, Tukang Listrik di Pidie Ditangkap Polisi

Korban mengalami luka di tolong oleh orang yang melintasi jalan dan korban dirujuk ke RS Jeumpa Hospital.

Hasil rontgen korban mengalami patah tulang rusuk dan memar di tangan kanan akibat benturan saat terjatuh.

Kapolsek Jangka mengharapkan masyarakat lebih waspada, kejadian serupa akan terulang kembali dan menimpa korban lainnya jika tidak meningkatkan kewaspadaan pada saat berkenderaan terutama di tempat yang minim penerangan di malam hari. (*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved